Ketua Komisi C DPRD Bontang Desak Percepatan Perbaikan Jalan Rusak

Ketua Komisi C DPRD Bontang Desak Percepatan Perbaikan Jalan Rusak
Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin. (Dok. Expresi)

KARAKTER.co, BONTANG – Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin menyoroti kondisi sejumlah ruas jalan yang berlubang.

Untuk itu, dirinya meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera mempercepat pelaksanaan proyek perbaikan jalan yang sudah direncanakan untuk tahun 2025.

“Kita ini berada di wilayah dengan cuaca yang sulit ditebak, hujan bisa turun kapan saja. Kalau terus ditunda-tunda, nanti waktunya habis,” katanya saat ditemui, Selasa 27 Mei 2025

Ia mengingatkan agar PUPR tidak mengulur waktu sehingga pekerjaan menumpuk di akhir tahun dan memicu saling menyalahkan.

Menurutnya, infrastruktur jalan adalah kebutuhan dasar masyarakat yang perlu diprioritaskan.

“Sejak awal saya menjabat, saya selalu konsen soal infrastruktur dasar, khususnya jalan. Kita ini sering ketemu jalan yang rusak di banyak titik,” tegasnya.

Politisi muda Golkar itu juga mengungkapkan PUPR sudah memiliki peta jalan (roadmap) mengenai titik-titik kerusakan yang akan diperbaiki.

Namun, ia menekankan pentingnya memperhatikan kualitas pekerjaan agar hasilnya tahan lama.

“Spek aspal juga harus ditingkatkan, jangan sampai bobot kendaraan yang lewat besar, tapi speknya rendah. Akhirnya jalan cepat rusak,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti keluhan masyarakat di beberapa lokasi, seperti di kawasan Ramayana, yang sering mengalami kerusakan jalan berlubang.

Ia berharap, dengan percepatan dan peningkatan kualitas perbaikan, warga Bontang bisa segera menikmati infrastruktur yang layak.

“Kita ini sebenarnya kalau infrastruktur dasar sudah bagus, masyarakat pasti sudah senang,” pungkasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.read_related { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .bio_avatar { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .beritaxx_related { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .area_footer_menu taxx_clear { display: none !important; } .after_title { display: inline !important; font-size: 14px !important; } .secondary_content { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .footer { display: none !important; } .taxxfooter { display: none !important; } .have_comment { display: none !important; }