{"id":29402,"date":"2026-02-18T10:48:58","date_gmt":"2026-02-18T10:48:58","guid":{"rendered":"https:\/\/karakter.co.id\/?p=29402"},"modified":"2026-02-18T10:48:58","modified_gmt":"2026-02-18T10:48:58","slug":"lumpur-tanah-uruk-bikin-jalan-licin-proyek-di-samarinda-seberang-disetop-oleh-dishub","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/2026\/02\/18\/lumpur-tanah-uruk-bikin-jalan-licin-proyek-di-samarinda-seberang-disetop-oleh-dishub\/","title":{"rendered":"Lumpur Tanah Uruk Bikin Jalan Licin, Proyek Di Samarinda Seberang Disetop Oleh Dishub"},"content":{"rendered":"<p>KARAKTER.CO.ID, Samarinda \u2014 Tanah bekas urukan dari proyek pembangunan tempat pelatihan di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Samarinda Seberang, membuat permukaan jalan licin dan menyebabkan sejumlah pengendara terjatuh. Menyusul laporan warga, aparat gabungan turun langsung meninjau lokasi pada Rabu (18\/2\/2026).Lokasi persisnya berada disebelah Hotel Manau Samarinda Seberang atau tidak jauh dari Politeknik Negeri Samarinda (Polnes)<\/p>\n<p>Lurah Gunung Panjang, Laily Hidayati, mengatakan peninjauan dilakukan setelah pihak kecamatan menerima aduan masyarakat terkait kondisi jalan yang membahayakan pengguna.<\/p>\n<p>\u201cKarena ada laporan warga soal jalan licin akibat tanah tercecer, Pak Camat langsung menghubungi kami di kelurahan. Kami bersama Satpol PP dan unsur terkait langsung ke lapangan,\u201d ujar Laily saat ditemui di lokasi.<\/p>\n<p>Menurutnya, proyek tersebut sejatinya telah mengantongi izin. Namun, pelaksana proyek dinilai lalai karena sisa urukan tercecer hingga ke badan jalan. Kelurahan pun meminta kontraktor menghentikan sementara aktivitas proyek sebelum membersihkan ruas jalan.<\/p>\n<p>\u201cUntuk sementara mereka tidak boleh melanjutkan pekerjaan sebelum membersihkan lumpur yang tercecer di jalan raya. Keselamatan pengguna jalan harus jadi prioritas,\u201d tegas Laily.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, sanksi teknis berada di kewenangan dinas terkait. Namun, telah ada peringatan tegas dari Dinas Perhubungan agar pembersihan diselesaikan hari ini juga.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) , Boy Leonardo Sianipar, menyebutkan peninjauan dilakukan berdasarkan aduan warga melalui aplikasi. Tidak hanya itu dirinya juga menerima aduan melalui sosial media Instagram bahwa banyak warga yang terpeleset akibat lumpur yang berceceran di jalan tersebut.<\/p>\n<p>\u201cKami datang bersama aparat kelurahan, kecamatan, Satpol PP, dan penanggung jawab lapangan. Mereka mengakui ada bahu jalan yang kotor akibat sisa material urukan,\u201d kata Boy.<\/p>\n<p>Dishub menegaskan komitmen kontraktor untuk membersihkan jalan hingga sore hari. Jika tidak dipenuhi, Dishub akan menghentikan aktivitas keluar-masuk kendaraan pengangkut material.<\/p>\n<p>\u201cKalau tidak ada tindak lanjut, terpaksa kami ambil tindakan tegas. Tidak boleh ada aktivitas angkutan material,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Boy juga mengimbau masyarakat aktif melapor jika menemukan kondisi serupa. Ia menegaskan, Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2019 mengatur larangan kendaraan yang mengotori jalan dan memuat sanksi bagi pelanggarnya.<\/p>\n<p>\u201cTanah di jalan sangat berbahaya, apalagi kalau hujan jadi licin. Masyarakat bisa melapor lewat SP4N-LAPOR! atau call center Dishub,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Pemerintah daerah berharap kejadian ini menjadi peringatan bagi seluruh pelaksana proyek agar lebih memperhatikan dampak aktivitas konstruksi terhadap keselamatan publik, khususnya pengguna jalan di wilayah Kota Samarinda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KARAKTER.CO.ID, Samarinda \u2014 Tanah bekas urukan dari proyek pembangunan tempat pelatihan di Jalan Cipto Mangunkusumo,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":29403,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,26],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-29402","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-samarinda"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29402","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29402"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29402\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29404,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29402\/revisions\/29404"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29403"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29402"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29402"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29402"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=29402"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}