{"id":31061,"date":"2026-07-10T19:56:59","date_gmt":"2026-07-10T19:56:59","guid":{"rendered":"https:\/\/karakter.co.id\/?p=31061"},"modified":"2026-07-13T20:04:46","modified_gmt":"2026-07-13T20:04:46","slug":"emas-bu1-permudah-deteksi-dini-stunting-anak-berisiko-hingga-kesalahan-data-langsung-terpantau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/2026\/07\/10\/emas-bu1-permudah-deteksi-dini-stunting-anak-berisiko-hingga-kesalahan-data-langsung-terpantau\/","title":{"rendered":"EMAS BU1 Permudah Deteksi Dini Stunting, Anak Berisiko hingga Kesalahan Data Langsung Terpantau"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>KARAKTER.co.id, BONTANG<\/strong> \u2013 Puskesmas Bontang Utara 1 mengembangkan inovasi digital EMAS BU1 (Evaluasi dan Monitoring Anak Sehat) untuk memperkuat upaya percepatan penanganan stunting melalui sistem analisis data yang lebih akurat dan terintegrasi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kepala Puskesmas Bontang Utara 1, I Wayan Santika, mengatakan aplikasi tersebut tidak hanya mampu mengidentifikasi balita yang mengalami stunting, tetapi juga mendeteksi kesalahan pengukuran maupun kekeliruan saat penginputan data. Dengan begitu, validitas data yang menjadi dasar intervensi dapat lebih terjamin.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Kalau ada data yang tidak logis, misalnya tinggi badan tiba-tiba melonjak jauh, sistem langsung memberi tanda. Kami kemudian melakukan validasi ulang ke lapangan sehingga datanya benar-benar akurat,&#8221; ujarnya, Jumat (10\/7\/2026).<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ia menjelaskan, seluruh data balita yang diperoleh dari kegiatan Posyandu setiap bulan diolah dalam sistem EMAS BU1 dan dipetakan hingga tingkat rukun tetangga (RT). Hasil analisis tersebut memudahkan petugas kesehatan memantau kondisi setiap wilayah secara lebih rinci.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Melalui sistem ini, petugas dapat mengetahui lokasi dengan angka stunting tertinggi, balita yang tidak rutin menghadiri Posyandu, hingga anak-anak yang berisiko mengalami stunting pada bulan berikutnya. Informasi tersebut menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan yang lebih cepat dan tepat sasaran.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurut Wayan, pendekatan berbasis data membuat program intervensi tidak lagi dilakukan secara menyeluruh, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak berdasarkan hasil analisis sistem.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Kami bisa menentukan siapa yang perlu PMT, siapa yang perlu susu khusus, siapa yang harus diperiksa penyakit penyertanya seperti TBC atau kelainan bawaan. Jadi intervensinya benar-benar spesifik,&#8221; katanya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Selain membantu mendeteksi stunting lebih dini, EMAS BU1 juga menjadi alat evaluasi bagi tenaga kesehatan untuk memastikan setiap balita mendapatkan pendampingan sesuai kondisinya. Dengan data yang terus diperbarui setiap bulan, perkembangan anak dapat dipantau secara berkala sehingga potensi masalah gizi dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi stunting.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Puskesmas Bontang Utara 1 berharap inovasi tersebut dapat mendukung target penurunan prevalensi stunting di wilayahnya sekaligus menjadi model pengelolaan data kesehatan yang lebih efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Adv)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KARAKTER.co.id, BONTANG \u2013 Puskesmas Bontang Utara 1 mengembangkan inovasi digital EMAS BU1 (Evaluasi dan Monitoring&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":31062,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[37],"tags":[353,363],"newstopic":[],"class_list":["post-31061","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-advetorial","tag-adv-kominfo-bontang","tag-stunting"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31061","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31061"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31061\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31063,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31061\/revisions\/31063"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31062"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31061"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31061"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31061"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=31061"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}