{"id":31456,"date":"2026-08-18T12:03:27","date_gmt":"2026-08-18T12:03:27","guid":{"rendered":"https:\/\/karakter.co.id\/?p=31456"},"modified":"2026-08-18T12:03:27","modified_gmt":"2026-08-18T12:03:27","slug":"kuota-lpg-3-kg-bontang-berkurang-dprd-soroti-ketepatan-sasaran-distribusi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/2026\/08\/18\/kuota-lpg-3-kg-bontang-berkurang-dprd-soroti-ketepatan-sasaran-distribusi\/","title":{"rendered":"Kuota LPG 3 Kg Bontang Berkurang, DPRD Soroti Ketepatan Sasaran Distribusi"},"content":{"rendered":"<p><strong>KARAKTER.co.id, BONTANG<\/strong> &#8211; Rencana pengurangan kuota LPG 3 kilogram atau gas melon di Kota Bontang tahun depan menjadi perhatian DPRD. Kondisi tersebut dinilai perlu diikuti dengan pengawasan distribusi yang lebih ketat agar LPG bersubsidi tetap diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan.<\/p>\n<p>Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam, mengatakan berkurangnya kuota LPG 3 kilogram tidak terlepas dari tambahan 11.500 sambungan jaringan gas rumah tangga beserta kompor. Keberadaan jaringan tersebut diharapkan dapat mengalihkan sebagian kebutuhan masyarakat dari LPG bersubsidi.<\/p>\n<p>\u201cDengan bertambahnya jaringan gas rumah tangga, kebutuhan terhadap LPG 3 kilogram memang akan ikut menyesuaikan. Karena itu, distribusinya harus semakin tertib supaya kuota yang tersedia tidak salah sasaran,\u201d ujar Rustam, Selasa (18\/8\/2026).<\/p>\n<p>Menurutnya, masyarakat yang sudah memiliki akses jaringan gas seharusnya mulai mengurangi ketergantungan terhadap gas melon. LPG 3 kilogram perlu diprioritaskan bagi kelompok masyarakat yang memang masuk dalam kategori penerima subsidi.<\/p>\n<p>Rustam juga menyoroti penggunaan LPG 3 kilogram oleh pelaku usaha. Ia menilai pelaku UMKM yang membutuhkan gas untuk aktivitas usaha, khususnya pedagang makanan keliling, perlu mendapat perhatian dalam kebijakan distribusi.<\/p>\n<p>\u201cPedagang yang aktivitasnya berpindah-pindah tentu punya kebutuhan berbeda karena belum tentu bisa mengandalkan jaringan gas. Jadi penggunaannya harus dibedakan dengan rumah tangga yang sudah mendapatkan sambungan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Selain penggunaan, pengawasan terhadap praktik penjualan kembali LPG bersubsidi juga dinilai penting. Menurut Rustam, distribusi gas melon harus diawasi mulai dari pangkalan hingga konsumen agar tidak terjadi penyimpangan maupun permainan harga.<\/p>\n<p>\u201cJangan sampai LPG bersubsidi yang seharusnya membantu masyarakat justru berpindah tangan untuk kepentingan mencari keuntungan. Pengawasan di tingkat pangkalan sampai ke pengguna akhir perlu diperkuat,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Rustam berharap tambahan jaringan gas dapat menjadi momentum bagi Bontang untuk mengurangi tekanan terhadap kebutuhan LPG 3 kilogram. Dengan semakin luasnya akses jaringan gas, penggunaan gas melon diharapkan lebih terarah.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, pengawasan menjadi kunci agar pengurangan kuota tidak justru menimbulkan persoalan baru di lapangan. Pemerintah diminta memastikan masyarakat yang belum terjangkau jaringan gas tetap memperoleh LPG bersubsidi sesuai ketentuan.<\/p>\n<p>\u201cKalau jaringan gas terus diperluas, kita berharap kebutuhan LPG melon semakin terkendali. Tetapi masyarakat yang memang masih membutuhkan jangan sampai kesulitan mendapatkannya,\u201d pungkasnya. (Adv)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KARAKTER.co.id, BONTANG &#8211; Rencana pengurangan kuota LPG 3 kilogram atau gas melon di Kota Bontang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":31457,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[37,39],"tags":[391],"newstopic":[],"class_list":["post-31456","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-advetorial","category-legislatif","tag-advdprdbontang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31456","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31456"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31456\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31458,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31456\/revisions\/31458"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31457"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31456"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31456"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31456"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=31456"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}