{"id":31591,"date":"2026-09-10T06:30:38","date_gmt":"2026-09-10T06:30:38","guid":{"rendered":"https:\/\/karakter.co.id\/?p=31591"},"modified":"2026-09-14T06:34:11","modified_gmt":"2026-09-14T06:34:11","slug":"genap-17-tahun-remaja-bontang-bisa-dapat-kado-ktp-dari-dukcapil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/2026\/09\/10\/genap-17-tahun-remaja-bontang-bisa-dapat-kado-ktp-dari-dukcapil\/","title":{"rendered":"Genap 17 Tahun, Remaja Bontang Bisa Dapat \u201cKado\u201d KTP dari Dukcapil"},"content":{"rendered":"<p><strong>KARAKTER.co.id, BONTANG<\/strong> \u2013 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang memiliki inovasi Kadoku KTP yang menyasar masyarakat usia pemula, khususnya remaja yang tepat berusia 17 tahun pada momentum tertentu.<\/p>\n<p>Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Bontang, Muhammad Thamrin, menjelaskan program tersebut tidak sekadar memberikan KTP elektronik (KTP-el), tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya memiliki identitas kependudukan.<\/p>\n<p>\u201cTujuannya untuk mengedukasi masyarakat, khususnya usia pemula, supaya mereka tahu bahwa ketika sudah berumur 17 tahun itu sudah wajib memiliki KTP elektronik,\u201d ujar Thamrin, Kamis (10\/9\/2026).<\/p>\n<p>Melalui program tersebut, Disdukcapil memberikan KTP-el secara langsung kepada warga yang tepat berusia 17 tahun bertepatan dengan momentum tertentu. Salah satunya pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bontang setiap 12 Oktober.<\/p>\n<p>Begitu pula pada momentum HUT Kemerdekaan RI setiap 17 Agustus. Remaja yang tepat berusia 17 tahun pada tanggal tersebut dapat memperoleh KTP-el sebagai \u201ckado spesial\u201d dari Disdukcapil.<\/p>\n<p>Menurut Thamrin, penerima Kadoku KTP ditentukan berdasarkan database kependudukan yang dimiliki Disdukcapil.<\/p>\n<p>Pihaknya kemudian menghubungi calon penerima, termasuk melalui sekolah tempat mereka menempuh pendidikan.<\/p>\n<p>\u201cPada 17 Agustus kemarin, sebenarnya ada beberapa orang yang berusia tepat 17 tahun. Namun, yang siap dan hadir untuk menerima secara langsung hanya tiga orang,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Thamrin menegaskan, program tersebut bukan berarti warga yang tidak hadir dalam momentum pemberian Kadoku KTP tidak mendapatkan hak untuk memiliki KTP-el. Mereka tetap dapat mengurus dan memperoleh KTP setelah memenuhi persyaratan.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, sebelum KTP-el diterbitkan, warga usia pemula terlebih dahulu harus melakukan perekaman biometrik. Disdukcapil bahkan telah melakukan perekaman ke sekolah-sekolah bagi pelajar yang memasuki usia 16 tahun.<\/p>\n<p>\u201cUsia 16 tahun sudah boleh kita rekam. Nanti penerbitan KTP-nya saat dia sudah 17 tahun baru dicetak,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, proses yang membutuhkan waktu lebih panjang justru berada pada tahap perekaman biometrik, seperti perekaman sidik jari dan iris mata.<\/p>\n<p>Sementara setelah perekaman selesai dan warga telah genap berusia 17 tahun, proses pencetakan KTP-el dapat dilakukan dengan cepat.<\/p>\n<p>\u201cJadi didahului dengan melakukan perekaman. Perekaman biometrik dan iris,\u201d pungkasnya. (Adv)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KARAKTER.co.id, BONTANG \u2013 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang memiliki inovasi Kadoku KTP&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":31592,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[37],"tags":[353,357],"newstopic":[],"class_list":["post-31591","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-advetorial","tag-adv-kominfo-bontang","tag-disdukcapil-bontang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31591","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31591"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31591\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31593,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31591\/revisions\/31593"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31592"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31591"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31591"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31591"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=31591"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}