{"id":3676,"date":"2025-06-11T06:13:05","date_gmt":"2025-06-11T06:13:05","guid":{"rendered":"https:\/\/karakter.co.id\/?p=3676"},"modified":"2025-08-21T14:57:28","modified_gmt":"2025-08-21T14:57:28","slug":"fraksi-pan-dan-gelora-beberkan-pertanggungjawaban-pelaksanaan-apbd-bontang-2024","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/2025\/06\/11\/fraksi-pan-dan-gelora-beberkan-pertanggungjawaban-pelaksanaan-apbd-bontang-2024\/","title":{"rendered":"Fraksi PAN dan Gelora Beberkan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Bontang 2024"},"content":{"rendered":"<p><strong>KARAKTER.co.id,<\/strong> <strong>BONTANG<\/strong> &#8211; Fraksi PAN dan Partai Gelora menyampaikan pandangan umum terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Bontang Tahun Anggaran 2024 dalam rapat paripurna DPRD Bontang.<\/p>\n<p>Penyampaian tersebut dibacakan oleh Arfian Arsyad dari Fraksi Partai Gelora.<\/p>\n<p>Ia memulai penyampaian dengan mengapresiasi kinerja Pemkot Bontang yang dinilai menunjukkan indikator positif dalam pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik.<\/p>\n<p>Fraksi menilai bahwa laporan yang disusun berdasarkan Standar Akuntansi Pemerintahan sesuai PP Nomor 71 Tahun 2010 sudah mengikuti aturan yang berlaku. &#8220;Kami apresiasi, namun perlu sejumlah catatan yang harus dipenuhi Pemkot,&#8221; katanya, saat rapat paripurna pada Selasa (10\/6\/2025).<\/p>\n<p>Namun demikian, sejumlah catatan penting tetap disampaikan, terutama terkait efektivitas dan dampak langsung dari realisasi anggaran terhadap masyarakat.<\/p>\n<p>Dalam aspek pendapatan daerah, realisasi tahun 2024 tercatat sebesar Rp2,815 triliun, melampaui target sebesar Rp2,787 triliun atau 101,33 persen capaian.<\/p>\n<p>Fraksi menilai capaian ini patut diapresiasi sebagai bentuk peningkatan kinerja Pemkot dalam mengelola pendapatan.<\/p>\n<p>Namun mereka menilai target yang ditetapkan sebelumnya terlalu rendah sehingga melampaui target bukan berarti optimal.<\/p>\n<p>Rincian pendapatan menunjukkan PAD sebesar Rp329,6 miliar, dengan pendapatan pajak mencapai Rp296,2 miliar atau 111,25 persen dari target.<\/p>\n<p>Fraksi menilai bahwa sumber-sumber PAD di luar pajak belum tergarap maksimal dan perlu eksplorasi lebih lanjut.<\/p>\n<p>Pendapatan transfer mencapai Rp2,49 triliun dari target Rp2,45 triliun atau sekitar 98,23 persen. Sementara pendapatan lainnya yang sah mencapai Rp75,5 miliar, jauh melampaui target Rp28,7 miliar atau 262,48 persen.<\/p>\n<p>Peningkatan ini menunjukkan potensi yang belum tergarap maksimal pada awal perencanaan.<\/p>\n<p>Menurut Fraksi PAN dan Gelora, hal ini menunjukkan perlunya evaluasi dalam menyusun target yang lebih realistis dan ambisius ke depan.<\/p>\n<p>Terkait belanja daerah, anggaran belanja 2024 setelah perubahan tercatat sebesar Rp3,36 triliun. Sementara realisasi belanja mencapai Rp3,11 triliun atau 92,74 persen dari anggaran yang tersedia.<\/p>\n<p>Meski serapan cukup tinggi, fraksi mempertanyakan seberapa besar anggaran tersebut berdampak langsung ke masyarakat. &#8220;Masih adanya belanja langsung di masyarakat yang tidak tersampaikan secara maksimal,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Mereka menilai bahwa keberhasilan anggaran tidak hanya diukur dari presentase realisasi, tapi dari hasil atau output yang dirasakan publik.<\/p>\n<p>Mereka mempertanyakan, apakah anggaran yang sudah terserap berdampak pada peningkatan kualitas layanan kesehatan, pendidikan, penanggulangan kemiskinan, dan penyediaan lapangan kerja. &#8220;Pentingnya orientasi anggaran ke arah prioritas masyarakat, bukan sekadar angka penyerapan,&#8221; pungkasnya. (Adv)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KARAKTER.co.id, BONTANG &#8211; Fraksi PAN dan Partai Gelora menyampaikan pandangan umum terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":3677,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[37,39],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-3676","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-advetorial","category-legislatif"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3676","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3676"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3676\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14392,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3676\/revisions\/14392"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3677"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3676"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3676"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3676"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=3676"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}