{"id":437,"date":"2021-05-28T18:29:41","date_gmt":"2021-05-28T18:29:41","guid":{"rendered":"https:\/\/karakter.co.id\/?p=437"},"modified":"2025-06-25T04:30:07","modified_gmt":"2025-06-25T04:30:07","slug":"polisi-usut-penipuan-olshop-yang-picu-pelanggan-ancam-kurir-dengan-pedang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/2021\/05\/28\/polisi-usut-penipuan-olshop-yang-picu-pelanggan-ancam-kurir-dengan-pedang\/","title":{"rendered":"Polisi Usut Penipuan Olshop yang Picu Pelanggan Ancam Kurir dengan Pedang"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>KARAKTER.CO.ID<\/strong> &#8211; Polsek Ciputat Timur mengaku belum menerima laporan terhadap penjual atau toko online yang diduga menipu pria pengancam kurir SiCepat dengan pedang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski demikian, polisi tetap akan menelusuri dugaan penipuan tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kapolsek Ciputat Timur Kompol Jun Nurhaida mengatakan, pihak perusahaan ekspedisi tersebut baru melaporkan pria berinisial MDS yang mengancam kurirnya menggunakan senjata tajam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Enggak, dia melaporkan yang bawa sajam itu. Belom ada laporannya (yang seller). Satu doang, satu saja laporannya,&#8221; ujar Jun saat dikonfirmasi, Jumat (28\/5\/2021).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski begitu, Jun menegaskan bahwa pihaknya akan tetap mengusut dugaan penipuan yang dialami MDS saat berbelanja daring.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sampai saat ini, kepolisian belum menemukan penjual atau toko online yang diduga melakukan penipuan dan masih mencari asal-usul barang yang diterima MDS dari kurir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pihak perusahaan ekspedisi SiCepat sebelumnya mengatakan telah melaporkan penjual atau toko online yang diduga menipu pria pengancam kurirnya dengan pedagng ke Polsek Ciputat Timur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Chief Managing Officer (CMO) SiCepat Wiwin Dewi Herawati menjelaskan, laporan tersebut dibuat agar pihak penjual atau toko online ikut bertanggung jawab atas kasus pengancam yang dialami kurirnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Karena kan biar jadi pelajaran juga. Kalau mungkin Mas aware beberapa minggu terakhir ini laporannya kan yang sampai viral itu rata-rata menyalahkan kurir,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelumnya, video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria marah terhadap kurir karena diduga barang yang dibeli online dengan pembayaran&nbsp;<em>Cash On Delivery<\/em>&nbsp;(COD) tidak sesuai pesanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan video berdurasi 40 detik yang diunggah di salah satu akun Instagram, terlihat seorang pria berkomunikasi dengan kurir karena barang yang dibeli hanya berisi kertas kosong.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pria tersebut kemudian meminta kurir mengembalikan uang sambil mengancam karena merasa ditipu oleh penjual.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahkan, pria tersebut menodongkan sebilah pedang kepada kurir barang itu sambil menagih uang yang sudah dia bayar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adapun jam tangan yang dipesan pelaku seharga Rp 85.000 dan akan dibayar dengan sistem COD.<br><br>Setelah dibayar, pria itu membuka bungkusan paket yang dipesannya dan ternyata kosong.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelaku pun meminta kurir mengembalikan uang yang telah dibayarkan dalam pembelian jam tangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, karena kurir tersebut tidak memberikan uang, pelaku kemudian mengambil pedang dari ruang tamu rumahnya. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KARAKTER.CO.ID &#8211; Polsek Ciputat Timur mengaku belum menerima laporan terhadap penjual atau toko online yang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":438,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-437","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/437","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=437"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/437\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3814,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/437\/revisions\/3814"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/438"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=437"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=437"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=437"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=437"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}