{"id":5535,"date":"2025-06-30T15:49:28","date_gmt":"2025-06-30T15:49:28","guid":{"rendered":"https:\/\/karakter.co.id\/?p=5535"},"modified":"2025-08-23T01:27:02","modified_gmt":"2025-08-23T01:27:02","slug":"muhammad-yusuf-soroti-maraknya-kasus-asusila-terhadap-anak-di-bontang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/2025\/06\/30\/muhammad-yusuf-soroti-maraknya-kasus-asusila-terhadap-anak-di-bontang\/","title":{"rendered":"Muhammad Yusuf, Soroti Maraknya Kasus Asusila Terhadap Anak di Bontang"},"content":{"rendered":"<p><strong>KARAKTER.co.id,<\/strong>\u00a0<strong>BONTANG<\/strong> &#8211; Anggota DPRD Bontang, Muhammad Yusuf, menyoroti meningkatnya kasus asusila terhadap anak di bawah umur.<\/p>\n<p>Tercatat 20 kasus kekerasan seksual terjadi sejak Januari hingga awal Juni 2025. dari jumlah tersebut, ada 9 kasus persetubuhan, 2 kasus pencabulan, 4 kasus kekerasan terhadap anak, 3 kasus KDRT, 1 kasus perzinahan, dan 1 kasus penganiayaan.<\/p>\n<p>Yusuf mengatakan kasus pelecehan seksual banyak menimpa anak usia 13 hingga 14 tahun. Menurutnya, hal ini harus menjadi perhatian serius semua pihak.<\/p>\n<p>Politisi PKB itu meminta dinas terkait lebih selektif dalam upaya perlindungan anak.<\/p>\n<p>&#8220;Sosialisasi harus lebih gencar dilakukan,&#8221; ujarnya, Senin (30\/6\/2025).<\/p>\n<p>Yusuf menegaskan banyak kasus justru dilakukan oleh orang dekat korban.<br \/>\nContohnya kasus terbaru, di mana pelaku adalah ayah tiri korban.<\/p>\n<p>Korban bahkan sampai hamil akibat perbuatan tersebut. Untuk itu dia menekankan pentingnya pendekatan agama.<\/p>\n<p>&#8220;Dai dan ulama kita harus dilibatkan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Soal hukuman, ia menilai pelaku harus dihukum maksimal.<br \/>\nNamun, sesuai undang-undang, hukuman maksimal untuk pelaku hanya 15 tahun penjara.<\/p>\n<p>&#8220;Meski begitu, kita harus patuh pada aturan yang berlaku,&#8221; pungkasnya. (Adv)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KARAKTER.co.id,\u00a0BONTANG &#8211; Anggota DPRD Bontang, Muhammad Yusuf, menyoroti meningkatnya kasus asusila terhadap anak di bawah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":14441,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[37,39],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-5535","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-advetorial","category-legislatif"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5535","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5535"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5535\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5537,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5535\/revisions\/5537"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14441"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5535"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5535"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5535"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=5535"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}