{"id":565,"date":"2021-06-17T14:48:58","date_gmt":"2021-06-17T14:48:58","guid":{"rendered":"https:\/\/karakter.co.id\/?p=565"},"modified":"2025-06-25T04:30:07","modified_gmt":"2025-06-25T04:30:07","slug":"wow-yuheno-raup-omzet-jutaan-rupiah-dari-berjualan-cakar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/2021\/06\/17\/wow-yuheno-raup-omzet-jutaan-rupiah-dari-berjualan-cakar\/","title":{"rendered":"Wow, Yuheno Raup Omzet Jutaan Rupiah dari Berjualan Cakar"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">KARAKTER.CO.ID &#8211; Bagi sebagian orang, barang bekas adalah benda yang sudah tidak mempunyai arti, padahal barang bekas atau seken dapat mendatangkan keuntungan yang menggiurkan<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yuheno Kalfah (40) menggeluti bisnis baju bekas dan berhasil meraup keuntungan hingga juta rupiah per bulannya dari usaha yang sudah dijalani selama kurang lebih 4 bulan terakhir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Eno nama sapaanya ditemui di Jalan Pendidikan, Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat, Minggu (13\/6\/2021) siang, ia mengatakan bisnisnya itu berawal dari sekedar mengisi kekosongan karena sebelumnya kios milik wanita ini digunakan untuk menjual kembang api, alat tulis, dan mainan. Dirinya tidak menduga jikalau mengisi kekosongan ini bisa menjadi sumber pendapatannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Menurut saya sayang sekali jika warung kosong tidak dipergunakan, jadi saya inisiatif untuk jualan baju bekas (cakar) dan saya tidak sangka keuntungannya banyak,&#8221; tuturnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Walaupun pakaian seken, tetapi kualitas barang yang dijual bukan kualitas abal &#8211; abal dan setiap barang yang dijual harus melalui tahap sortiran terlebih dahulu agar nantinya layak untuk dijual.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kalau saya pribadi banyak orang yang malu menggunakan baju bekas tapi menurut saya tidak selamanya baju bekas itu tidak layak pakai, bahkan baju bekas yang saya bisniskan ini baju berkualitas dan bermerek,&#8221; jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk harga, eno memberi perbedaan. Jika barang dengan bren seperti Zara, Uniqlo, dan merek bren lainnya harga jualnya bisa mencapai Rp45 &#8211; Rp65 ribu. Sementara, pakaian biasa layak pakai dijual kisaran harga Rp10 &#8211; Rp40 ribu, dengan catatan semua barang dengan kondisi 80 &#8211; 95 persen baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam seharinya, ia bisa menjual ratusan pakaian secara online di sosial media seperti facebook dan whatsapp, dan di warung. Pendapatan sebulan bisa mencapai Rp5 juta hingga Rp8 juta.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dia juga menjelaskan peminat pakaian bekas ini dari hari ke hari makin bertambah, dari itu dirinya tidak takut untuk mengeluarkan modal karena sudah banyak konsumen berdatangan. (*)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Reporter : Cahaya<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KARAKTER.CO.ID &#8211; Bagi sebagian orang, barang bekas adalah benda yang sudah tidak mempunyai arti, padahal&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":566,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-565","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bontang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/565","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=565"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/565\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3848,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/565\/revisions\/3848"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/566"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=565"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=565"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=565"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/karakter.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=565"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}