KARAKTER.co.id, Bontang– Kepala Puskesmas Bontang Utara Unit 1, I Wayan Santika, mengungkapkan angka stunting di wilayah kerjanya kembali mengalami kenaikan dan kini berada di kisaran 14 persen.
Sebelumnya, angka stunting di empat kelurahan wilayah kerja Puskesmas Bontang Utara Unit 1 sempat turun hingga 12,75 persen pada operasi timbang terakhir tahun lalu.
Namun, menurutnya pertumbuhan penduduk dan munculnya kasus baru membuat angka tersebut kembali meningkat.
“Sekarang laporan sementara mungkin naik lagi di atas 14 persen, meskipun belum final karena masih proses validasi data,” ujarnya, Selasa (13/5/2026).
Menurut Wayan, data stunting yang muncul setiap bulan belum sepenuhnya dapat langsung dijadikan acuan akhir.
“Pihak puskesmas masih harus melakukan pengecekan ulang terhadap sejumlah temuan di lapangan,” katanya.
Dia, mencontohkan adanya balita yang sebelumnya tercatat normal, namun tiba-tiba masuk kategori stunting pada bulan berikutnya. Setelah dilakukan pemeriksaan ulang di puskesmas, ditemukan adanya kesalahan pengukuran.
“Nah, ini yang kami validasi lagi. Kadang ada salah ukur, jadi kami panggil orang tuanya untuk dicek ulang,” jelasnya.
Wayan mengatakan proses validasi data menjadi penting agar penanganan stunting benar-benar tepat sasaran.
“Laporan kenaikan di atas 14 persen saat ini masih berupa data awal yang akan kembali diverifikasi dalam waktu dekat,” tambahnya. (Adv)












