KARAKTER.ci.id, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang mencatat kinerja keuangan yang positif sepanjang Tahun Anggaran 2025. Hal itu disampaikan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, saat memaparkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Bontang.
Dalam laporannya, Pemkot Bontang membukukan surplus laporan operasional sebesar Rp304 miliar lebih. Surplus tersebut diperoleh dari pendapatan operasional sebesar Rp2,58 triliun dengan beban operasional Rp2,25 triliun.
“Berdasarkan perhitungan laporan operasional, Pemerintah Kota Bontang memperoleh surplus sebesar Rp304 miliar lebih pada tahun 2025,” ujar Neni, Senin (15/6/2026).
Selain surplus operasional, nilai aset daerah juga mengalami peningkatan. Total aset Pemerintah Kota Bontang per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp6,9 triliun atau naik 4,51 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp6,6 triliun.
Aset tersebut terdiri atas aset lancar, investasi jangka panjang, aset tetap, properti investasi, serta aset lainnya yang mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Di sisi lain, kewajiban jangka pendek pemerintah daerah berhasil ditekan menjadi Rp22,44 miliar dari sebelumnya Rp37,60 miliar pada 2024.
“Penurunan kewajiban ini menunjukkan kondisi keuangan daerah yang semakin sehat dan terkendali,” katanya.
Sementara itu, laporan arus kas menunjukkan saldo akhir kas Pemerintah Kota Bontang per 31 Desember 2025 mencapai Rp178,79 miliar. Saldo tersebut mencakup kas di Bendahara Umum Daerah, BLUD, dana kapitasi JKN, BOK FKTP, serta dana BOS pada satuan pendidikan.
Dari hasil perhitungan APBD 2025, Pemkot Bontang juga mencatat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp178 miliar lebih setelah memperhitungkan defisit anggaran dan pembiayaan netto.
Neni berharap laporan pertanggungjawaban yang telah disampaikan dapat menjadi dasar pembahasan bersama DPRD guna memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan efektif, transparan, dan akuntabel.
“Semoga seluruh proses pembahasan dapat berjalan lancar demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Bontang,” pungkasnya. (Adv)












