KARAKTER.co.id, BONTANG – Kecamatan Bontang Selatan tercatat dihuni sebanyak 71.808 jiwa berdasarkan Data Konsolidasi Bersih (DKB) Semester II Tahun 2025 yang dirilis Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang.
Data tersebut menunjukkan Bontang Selatan menjadi salah satu wilayah dengan jumlah penduduk cukup besar di Kota Bontang. Total penduduk tersebut terdiri dari 37.129 laki-laki dan 34.679 perempuan yang tergabung dalam 23.957 kepala keluarga (KK).
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil Bontang, Muhammad Thamrin, mengatakan data kependudukan menjadi dasar penting dalam penyusunan berbagai program pembangunan daerah dan pelayanan publik.
Menurutnya, persebaran penduduk di Bontang Selatan menunjukkan tingginya aktivitas masyarakat, terutama di kawasan pesisir yang terus berkembang sebagai pusat permukiman dan aktivitas ekonomi warga.
Berdasarkan data DKB Semester II Tahun 2025, Kelurahan Tanjung Laut menjadi wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak di Kecamatan Bontang Selatan. Tercatat sebanyak 16.926 jiwa menetap di kelurahan tersebut.
“Wilayah pesisir seperti Tanjung Laut memang cukup padat karena aktivitas masyarakat dan kawasan permukiman terus berkembang,” ujar Thamrin, Senin (20/7/2026).
Selain Tanjung Laut, Kelurahan Tanjung Laut Indah juga memiliki jumlah penduduk yang cukup tinggi, yakni mencapai 15.925 jiwa. Sementara Kelurahan Berbas Tengah dihuni sebanyak 14.395 jiwa.
Tingginya jumlah penduduk di sejumlah kelurahan tersebut, kata Thamrin, menjadi perhatian pemerintah dalam memastikan ketersediaan layanan publik yang memadai. Mulai dari fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga pelayanan administrasi kependudukan harus terus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang terus bertambah.
Ia menilai pertumbuhan dan kepadatan penduduk perlu diimbangi dengan perencanaan pembangunan yang tepat agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.
Selain itu, Disdukcapil Bontang terus mengimbau masyarakat untuk aktif memperbarui dokumen dan data administrasi kependudukan apabila terjadi perubahan status, alamat, maupun data keluarga lainnya.
Menurut Thamrin, validitas data kependudukan memiliki peran penting karena menjadi dasar penyaluran berbagai program pemerintah, termasuk bantuan sosial, layanan kesehatan, pendidikan, hingga perencanaan pembangunan daerah.
“Validasi data sangat penting karena berkaitan dengan banyak program pemerintah,” katanya.
Melalui pembaruan data yang dilakukan secara berkala, Disdukcapil berharap seluruh penduduk Bontang Selatan dapat terdata secara akurat sehingga hak-hak masyarakat dalam memperoleh layanan publik dapat terpenuhi dengan baik. (Adv)












