KARAKTER.co.id, BONTANG – Kecamatan Bontang Utara ikut mendorong percepatan penurunan angka stunting dengan memastikan balita di wilayahnya aktif mengikuti pemantauan tumbuh kembang di posyandu.
Camat Bontang Utara, Muhammad Nur, mengatakan pihaknya mendapat target dari pemerintah kota agar angka stunting dapat ditekan hingga satu digit.
“Targetnya satu digit. Pokoknya di bawah 10 persen,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengaku belum mengetahui angka terbaru secara detail karena pengukuran dan pengolahan data menjadi kewenangan teknis Dinas Kesehatan.
Peran kecamatan lebih diarahkan pada memastikan masyarakat membawa anak usia di bawah lima tahun ke posyandu.
“Kami hanya memastikan warga yang punya anak usia di bawah lima tahun harus datang ke posyandu,” jelasnya saat di temui pada Rabu (9/9/2026).
Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kunjungan. Selain sosialisasi melalui kegiatan masyarakat, kader posyandu juga melakukan kunjungan langsung ke rumah warga yang belum membawa anaknya ke posyandu.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tumbuh kembang anak tetap terpantau, termasuk bagi anak yang berhalangan hadir ketika jadwal posyandu berlangsung.
“Kadang ada anak yang sekolah atau sedang tidur ketika jadwal posyandu. Makanya kader datang ke rumah untuk memastikan datanya tetap terpantau,” ungkapnya.
Apabila ditemukan wilayah dengan tingkat kunjungan posyandu yang rendah, informasi tersebut dikoordinasikan kepada kecamatan dan kelurahan untuk dilakukan pendampingan.
Dirinya menilai keberadaan kader di tingkat kelurahan menjadi salah satu kunci dalam memastikan tidak ada balita yang terlewat dari pemantauan tumbuh kembang. (Adv)












