Satu-Satunya Perempuan Terpilih, Siti Yara Harap Ke Depan Keterwakilan Kaum Hawa Capai 30 Persen

KARAKTER.co.id – Pada pelantikan DPRD Kota Bontang yang berlangsung pada Kamis (15/8/2024) pagi, Siti Yara resmi memulai tugasnya sebagai Wakil Ketua Sementara. Ia menjadi satu-satunya perempuan di antara 25 anggota DPRD terpilih periode 2024-2029.

Siti Yara menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan hak-hak perempuan dan mendorong peningkatan keterwakilan perempuan di parlemen. Ia mengungkapkan betapa pentingnya keterwakilan perempuan dalam proses pengambilan keputusan politik. Pasalnya mereka merupakan bagian dari pembangunan Kota Taman.

“Sebagai satu-satunya perempuan di DPRD, saya merasa memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa suara perempuan terdengar dan diperjuangkan secara efektif,” terangnya.

Salah satu yang menjadi fokusnya, yakni perlindungan dan pemberdayaan perempuan serta anak-anak. Ia berkomitmen untuk menyediakan dukungan yang lebih baik bagi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan memastikan mereka mendapatkan perlindungan hukum yang layak.

Dirinya berharap dengan adanya kebijakan-kebijakan terhadap perempuan, akses mereka terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan dukungan sosial dapat terpenuhi.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya keterwakilan perempuan yang lebih besar di DPRD akan membawa dampak positif bagi kebijakan yang dihasilkan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh perempuan di Kota Bontang untuk bangkit demi hak-hak mereka bahkan hingga ke politik.

“Saya ingin melihat keterwakilan perempuan di parlemen mencapai minimal 30 persen,” harapnya.

Lebih jauh, wakil rakyat yang sudah menjabat dua periode ini juga berharap kehadirannya dapat menjadi inspirasi bagi perempuan lainnya untuk lebih aktif dalam politik agar Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) tentang keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen.

Penulis : Rae

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.read_related { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .bio_avatar { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .beritaxx_related { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .area_footer_menu taxx_clear { display: none !important; } .after_title { display: inline !important; font-size: 14px !important; } .secondary_content { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .footer { display: none !important; } .taxxfooter { display: none !important; } .have_comment { display: none !important; }