Perumda AUJ Rencana Lepas BPR dan LBB, Ketua DPRD Tak Setuju

KARAKTER.CO.ID – Perusahaan Umum Daerah Anak Usaha dan Jasa (Perumda AUJ) berencana melepas PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bontang Sejahtera dan PT Laut Bontang Bersinar (LBB).

Namun wacana tersebut menuai sorotan dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam. Ia tidak menyetujui rencana yang dicanangkan perusahaan yang memiliki tujuh anak perusahaan di bawahnya ini.

Pasalnya kedua unit perusahaan tersebut merupakan penghasil utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha dan Jasa (AUJ). Sehingga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini mampu bertahan.

“Kalau dilepas apa Perumda bisa hidup sendiri, sedangkan selama ini dia anak perusahaannya yang menghidupi”, sebutnya, Kamis (18/5/2023).

Oleh karena itu, wakil rakyat dari partai berlambang pohon beringin tersebut menyarankan Perumda AUJ mempertimbangkan kembali wacana yang sudah digaungkan sejak 2019 lalu.

Selain itu, ia juga meminta agar perusahaan daerah ini melakukan rapat bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang selaku pemegang saham. Menurutnya rapat umum pemegang saham (RUPS) ini penting, mengingat situasi dan kondisi saat ini tidak mungkin dilakukan penyuntikan modal lagi.

“Perumda memiliki banyak kasus, belum yang tersandung masalah hukum, hutang piutang, dan lainnya. Jadi banyak pertimbangan kalau mau dikasih modal lagi”, urainya.

Kendati demikian, politisi muda ini menyerahkan sepenuhnya pertimbangan dan keputusan kepada Pemkot Bontang selaku pemangku kebijakan. Pasalnya pada hakikatnya entah sifatnya Perumda atau Perseroda tetap yang diharapkan adalah deviden untuk pemasukan kas daerah.

Ia menekankan yang memiliki hak atas keputusan tersebut yakni pemerintah. Akan tetapi menurutnya jangan sampai menjadi Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda).

“Kalau memang bisa berdiri sendiri secara mandiri yah bagus. Khawatirnya malah collabs, kembali lagi ke pemerintah itu haknya.

Reporter: Ira

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.read_related { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .bio_avatar { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .beritaxx_related { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .area_footer_menu taxx_clear { display: none !important; } .after_title { display: inline !important; font-size: 14px !important; } .secondary_content { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .footer { display: none !important; } .taxxfooter { display: none !important; } .have_comment { display: none !important; }