KARAKTER.co.id, BONTANG – Komunitas Tangan di Atas (TDA) Kota Bontang resmi memasuki kepengurusan periode 2026–2029. Serah terima amanah tersebut dirangkai dengan Seminar Nasional dan Edukasi Bisnis UMKM yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Minggu (27/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang, Akhmad Suharto, bersama para pelaku usaha dan komunitas kewirausahaan di Kota Bontang.
Dalam sambutan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni yang dibacakan Pj Sekda Akhmad Suharto, pemerintah daerah menyambut positif peran TDA sebagai wadah pelaku usaha untuk membangun jejaring, berbagi ilmu, serta mengembangkan potensi kewirausahaan lokal.
Menurutnya, penguatan UMKM menjadi bagian penting dalam mendorong transformasi ekonomi Bontang agar tidak hanya bertumpu pada sektor migas.
“UMKM adalah motor penggerak utama transformasi ini. Oleh karena itu, kehadiran TDA Bontang sebagai wadah para pelaku usaha untuk saling berbagi ilmu, membangun jejaring bisnis, dan mengembangkan potensi kewirausahaan lokal sangatlah strategis dan krusial,” demikian sambutan Wali Kota.
Pemkot Bontang juga menilai kolaborasi antara pemerintah, komunitas bisnis dan berbagai unsur lainnya menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ekonomi yang inklusif.
Dalam sambutan itu disebutkan, tingkat kemiskinan Bontang berhasil ditekan menjadi 3,21 persen pada 2025.
Pemerintah juga menargetkan penguatan ekonomi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan pelaku usaha.
Pada kesempatan tersebut, kepengurusan TDA juga mengalami regenerasi dari periode sebelumnya yang dipimpin Hendra Eka Putra. Kepemimpinan selanjutnya diterima Kahar Muzakir untuk periode 2026–2029.
Pemkot menyampaikan apresiasi kepada Hendra Eka Putra atas dedikasi dan pembinaan terhadap UMKM selama memimpin TDA periode sebelumnya.
Sementara kepada kepengurusan baru, pemerintah berharap TDA 9.0 mampu melanjutkan pengembangan ekosistem kewirausahaan di Bontang.
“Pemerintah siap mendukung arah strategi TDA 9.0 dalam hal peningkatan kapasitas digital para pengusaha serta perluasan kolaborasi ekosistem kewirausahaan di Bontang,” tegasnya.
Seminar tersebut turut menghadirkan pelaku usaha sebagai narasumber, di antaranya Hendra Eka Putra selaku pemilik Hendra Mart serta Namin Tri Lestari dari Karya Eka Bersama.
Kegiatan menjadi ruang berbagi pengalaman dan edukasi bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnis serta memperluas jejaring usaha.
Dengan kepengurusan baru, TDA Bontang diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya pelaku usaha, tetapi juga mampu memperkuat kolaborasi dan menciptakan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. (Adv)












