Kehamilan Remaja Dinilai Tingkatkan Risiko Stunting, Dinkes Bontang Minta Pencegahan Diperkuat

Kepala Dinkes Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati. (Niwil)

KARAKTER.co.id, BONTANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang menilai kehamilan pada usia remaja menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko lahirnya anak stunting. Pencegahan kehamilan usia dini dinilai penting sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting di Kota Bontang.

Kepala Dinkes Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, mengatakan perempuan yang hamil pada usia terlalu muda umumnya belum memiliki kesiapan secara fisik maupun psikologis untuk menjalani kehamilan dan mengasuh anak.

“Anak di bawah umur organ reproduksinya belum siap. Secara mental juga belum matang. Istilahnya anak melahirkan anak. Kondisi seperti ini berpotensi memicu berbagai persoalan, termasuk stunting,” kata Toetoek, Senin (3/8/2026).

Menurutnya, ketidaksiapan tersebut dapat berpengaruh terhadap berbagai aspek, mulai dari kondisi kesehatan ibu selama kehamilan, pemberian Air Susu Ibu (ASI), pola pengasuhan hingga pemenuhan kebutuhan gizi anak.

Toetoek juga menegaskan bahwa persoalan stunting tidak semata-mata berkaitan dengan kondisi ekonomi keluarga. Pengetahuan orang tua dan pola asuh turut menjadi faktor penting dalam tumbuh kembang anak.

“Banyak yang mengira stunting hanya karena ekonomi. Padahal keluarga yang ekonominya baik juga bisa mengalami stunting karena kurangnya pengetahuan dan pola asuh yang tidak tepat,” ujarnya.

Karena itu, pencegahan stunting menurutnya perlu dilakukan sejak sebelum pasangan memiliki anak. Edukasi kepada remaja dan calon orang tua menjadi bagian penting untuk meningkatkan pemahaman mengenai kesehatan reproduksi, kehamilan, pola asuh dan pemenuhan gizi.

Upaya tersebut juga perlu diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, keluarga, sekolah dan masyarakat agar pencegahan kehamilan usia dini sekaligus penanganan faktor risiko stunting dapat dilakukan secara lebih optimal. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.read_related { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .bio_avatar { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .beritaxx_related { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .area_footer_menu taxx_clear { display: none !important; } .after_title { display: inline !important; font-size: 14px !important; } .secondary_content { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .footer { display: none !important; } .taxxfooter { display: none !important; } .have_comment { display: none !important; }