HUT ke-81 RI, Wali Kota Bontang Minta Dana Kurang Salur Segera Dicairkan

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Nwl)

KKARAKTER.co.id, BONTANG – Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimanfaatkan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni untuk kembali menyampaikan harapan kepada Pemerintah Pusat terkait kondisi fiskal daerah, khususnya penyaluran dana transfer dan dana kurang salur.

Neni menegaskan, Kota Bontang memiliki ketergantungan yang cukup besar terhadap dana transfer dan dana bagi hasil dalam pembiayaan APBD. Di sisi lain, Bontang merupakan daerah yang memberikan kontribusi besar kepada Pemerintah Pusat.

Karena itu, ia berharap dana transfer, termasuk dana kurang salur, dapat segera disalurkan ke kas daerah Kota Bontang.

“Kami bermohon dan tentunya permohonan kami berulang-ulang kami sampaikan untuk dana transfer, dana kurang salur untuk disalurkan ke APBD Kota Bontang, ke kas daerah Kota Bontang,” ujar Neni pada Senin (17/8/2026).

Menurutnya, kepastian penyaluran anggaran tersebut sangat penting untuk menjaga keberlanjutan program pembangunan yang telah dirancang Pemerintah Kota Bontang.

Dana tersebut, kata dia, dibutuhkan agar program-program yang telah masuk dalam visi dan misi kepala daerah serta tertuang dalam RPJMD dapat terus berjalan.

“Kami bisa melanjutkan program-program visi misi yang sudah tertuang di dalam RPJMD Kota Bontang,” katanya.

Selain persoalan dana transfer, Neni juga menyoroti sejumlah program Pemerintah Pusat yang disampaikan dalam pidato Presiden pada momentum HUT ke-81 RI.
Program pembangunan dan revitalisasi fasilitas kesehatan serta pendidikan dinilai sejalan dengan kebutuhan daerah.

Pemkot Bontang, kata Neni, akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Pusat agar program tersebut dapat direalisasikan di Kota Bontang.

Ia menyebut beberapa pembangunan sekolah di Bontang saat ini telah mendapatkan dukungan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat.

“Kami usahakan berkolaborasi dan bersinergi, termasuk beberapa sekolah yang saat ini alhamdulillah sudah melaksanakan pembangunan dana alokasi khusus dari Pemerintah Pusat,” pungkasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.read_related { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .bio_avatar { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .beritaxx_related { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .area_footer_menu taxx_clear { display: none !important; } .after_title { display: inline !important; font-size: 14px !important; } .secondary_content { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .footer { display: none !important; } .taxxfooter { display: none !important; } .have_comment { display: none !important; }