KARAKTER.co.id, BONTANG – DPRD Bontang mendorong masyarakat meningkatkan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan HIV, khususnya bagi kelompok yang memiliki risiko terpapar. Langkah tersebut dinilai penting agar kasus HIV dapat diketahui lebih dini sehingga penanganan bisa segera diberikan.
Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, mengatakan keberadaan kasus HIV di masyarakat sulit diketahui tanpa pemeriksaan. Karena itu, masyarakat yang merasa memiliki risiko diminta tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan pemerintah.
Menurutnya, pemeriksaan dapat dilakukan melalui fasilitas kesehatan seperti puskesmas maupun Dinas Kesehatan. Deteksi lebih awal dinilai membantu seseorang mendapatkan penanganan yang tepat.
“Jangan ragu untuk datang ke puskesmas atau Dinas Kesehatan untuk melakukan tes, baik secara mandiri maupun melalui layanan yang dilaksanakan pemerintah,” ujarnya, Sabtu (15/8/2026).
Ia menilai penanganan HIV tidak semestinya hanya berfokus pada jumlah kasus, tetapi juga bagaimana masyarakat yang terdeteksi dapat memperoleh pendampingan dan pengobatan secara berkelanjutan.
Legislator Golkar ini menyebut penanganan yang dilakukan sejak dini dapat membantu orang dengan HIV tetap menjalani kehidupan secara normal. Karena itu, stigma maupun kekhawatiran terhadap pemeriksaan perlu dikurangi melalui edukasi kepada masyarakat.
Di sisi lain, ia juga menyinggung perlunya perhatian terhadap potensi penyebaran HIV yang berkaitan dengan perilaku berisiko, termasuk penggunaan narkotika. Menurutnya, upaya pencegahan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga terkait, keluarga, dan masyarakat.
Lebih lanjut, ia menegaskan, penguatan edukasi dan pemeriksaan menjadi bagian penting dalam menekan penyebaran HIV di Bontang.
“Dengan kita mengetahui lebih cepat apabila ada yang terinfeksi, maka penanganannya juga bisa lebih cepat sehingga kualitas hidupnya dapat tetap terjaga,” pungkasnya. (Adv)












