KARAKTER.co.id, BONTANG – Rapat gabungan DPRD Bontang membahas hubungan perusahaan dan pengusaha lokal.
Rapat dihadiri Himpunan Pengusaha Lokal Bontang (HPLB), perwakilan perusahaan, Disnaker, dan anggota DPRD.
Anggota DPRD Saeful menegaskan pentingnya sinergi. Ia menyebut perusahaan pasti butuh iklim sosial yang baik.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melibatkan warga loka. Pengusaha lokal juga ingin berkontribusi.
Menurutnya, pengusaha dan perusahaan harus saling paham. Perusahaan punya standar seperti skill, knowledge, dan attitude.
Pengusaha lokal harus bisa memenuhi standar itu.Namun perusahaan juga jangan menyulitkan. Kunci utama adalah komunikasi yang baik.
“Perusahaan dan pengusaha saling membutuhkan,” kata Saeful.
Lanjut dia, semua pihak punya visi yang sama. Industri di Bontang harus lancar dan masyarakat lokal harus diberdayakan.
Langkah awal komunikasi sudah dimulai hari ini. Langkah berikutnya, HPLB diminta berkunjung ke PKT. Pengusaha diminta membawa data dan profil usaha.
Semua teknis bisa dibahas langsung dengan pihak PKT.
“Kami di DPRD juga membuka ruang aduan. Jika ada masalah di perusahaan, DPRD siap turun tangan,” tegasnya.
Komisi A fokus pada ketenagakerjaan dan isu sosial. Komisi B menangani soal perizinan. Komisi C mengurus masalah lingkungan dan pembangunan.
“Pada intinya masyrakat lokal diperdayakan,” pungkasnya. (Adv)












