KARAKTER.co, BONTANG – DPRD Bontang menggelar Rapat Paripurna (Rapur) ke-4 masa sidang III bersama Pemkot pada Senin 2 Juni 2025.
Rapat tersebut, tentang penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bontang tahun 2024.
Wakil Ketua I DPRD Bontang, Maming selaku pimpinann rapat. Menurutnya anggota DPRD yang hadir yakni fraksi Golkar 6 orang, PKB 3, PDIP, Grendra 3, PKS dan Nasdem 4.
“Total hadir 22 orang DPRD Bontang,” katanya saat memimpin rapat paripurna.
Dalam laporan APBD, yang dipersilahkan Maming kepada Wali Kota Neni Moerneni memgatakan bahwa laporan realisasi anggaran pada tahun 2024 sebesar Rp3,36 Triliun.
“Laporan ini dari berbagai sumber termasuk soal PAD dan dana tranfer dari pusat,” katanya.
Lanjut dia, anggaran pendapatan terbesar Kota Bontang berasal dari sumber daya alam (SDA).
“SDA terealisasi sebesar Rp2,41 Triliun atau mencapai 98,24%” jelasnya.
Sementara itu, untuk laporan belanja daerah, blanja modal dan belanja tak terduga yang anggarannya dalam APBD ditetapkan Rp3,36 Triliun dapat direalisasi sebesar 92,74% atau sekitar Rp3,11 Triliun
Diketahui, dalam laporan itu ada 7 kompen yang disampaikannya, yakni laporan realisasi anggaran.
Laporan saldo anggaran lebih (LPSAL), laporan operasional, laporan perubahan ekuitas, neraca, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan. (Adv)












