KARAKTER.co, BONTANG – Menjelang Idul Adha 2025, Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam, menyoroti kesiapan pemerintah. Ia meminta dinas terkait memastikan ketersediaan dan kesehatan hewan kurban.
Tak hanya itu, Rustam juga menekankan pentingnya pengawasan distribusi hewan kurban. Politisi Golkar itu menyebut, distribusi ke pelosok dan luar kota harus terus dipantau.
Menurutnya, distribusi yang baik jadi tanggung jawab bersama. Rustam menilai, setiap tahun penerima dan penyalur kurban di Bontang selalu tercover.
“Banyak sumber, Pemkot, DPRD, dinas-dinas, bahkan CSR perusahaan,” katanya saat ditemui diruang komisi B, Senin 2 Juni 2025.
Ia berharap, penyaluran hewan kurban tahun ini tepat sasaran. “Yang berhak menerima, mustahik, harus diprioritaskan,” tegasnya.
Rustam mencontohkan, di masjid dekat rumahnya bisa menyumbang hingga 8.000 ekor kambing. “Alhamdulillah selalu lebih, bahkan ada yang dikirim ke daerah lain,” tambahnya.
Rustam juga menyampaikan harapan kepada dinas terkait. Ia menyebut dinas terkait dan rumah pemotongan hewan (RPH) punya peran penting.
Papar dia, pemerintah punya tim yang turun langsung ke penjual sapi dan penyelenggara pemotongan. “Sekarang sudah ada sertifikat dan pelatihan khusus untuk memotong sapi,” jelasnya.
Ditanyakan terkait, dorong DPRD soal penyakit hewan. Rustam mengaku bersyukur tahun ini tidak ada isu penyakit. “Alhamdulillah Bontang aman. Tidak ada laporan penyakit kuku dan lainnya,” bebernya.
Meski begitu, Komisi B tetap melakukan pemantauan melalui komunikasi dengan dinas. “Kalau ada waktu, mungkin kita bisa rapat kerja. Kalau tidak, ya komunikasi via telepon,” katanya.
Tahun lalu, lanjut dia, pihkanya melakukan sidak ke tempat pemotongan hewan. “Saya turun bersama tim kota. Biasanya ada tim kota yang memantau,” pungkasnya. (Adv)












