Ketua Komisi A DPRD Bontang Tanggapi Isu Orang Dalam di PPDB

Ketua Komisi A DPRD Bontang Tanggapi Isu Orang Dalam di PPDB
Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto. (Dok. Karakter)

KARAKTER.co.id, BONTANG – Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto, menanggapi isu terkait oknum yang diduga menjadi pengurus alias orang dalam untuk penerimaan murid baru.

Menurutnya, isu tersebut masih sebatas asumsi masyarakat. “Belum ada bukti kuat,” kata Heri.

Ia menjelaskan, jalur masuk ke sekolah sudah jelas diatur. Ada jalur zonasi, afirmasi, prestasi, dan perpindahan orang tua. Termasuk jalur anak guru.

“Semua itu tercantum dan dijelaskan oleh Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Menurut Heri, masyarakat kadang kurang memahami aturan tersebut. “Karena belum belajar atau belum dijelaskan,” lanjutnya.

Ia yakin, jika masyarakat diberi penjelasan oleh sekolah atau dinas, isu orang dalam tak akan berkembang. “Susah buktikannya kalau cuma asumsi,” katanya.

Namun dengan demikian, dirinya juga meminta pihak masyrakat jika ada terkait soal orang dalam laporkan saja.

“Kalau ada silahkan lapor dan buktikan dengan data yang jelas, kami siap kawal,” pintahnya.

Lanjut kata dia, DPRD, sudah pernah menggelar RDP (Rapat Dengar Pendapat) dengan Dinas Pendidikan.

Awalnya DPRD juga menduga hal serupa. Namun setelah dijelaskan, ternyata semua jalur ada kuotanya. “Misalnya 75 persen zonasi, 25 persen prestasi dan lain-lain,” penjelasanya.

Ia menegaskan, kunci utamanya adalah jalankan sesuai prosedur. “Kita minta Dinas Pendidikan ikuti aturan yang ada,” pungkasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.read_related { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .bio_avatar { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .beritaxx_related { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .area_footer_menu taxx_clear { display: none !important; } .after_title { display: inline !important; font-size: 14px !important; } .secondary_content { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .footer { display: none !important; } .taxxfooter { display: none !important; } .have_comment { display: none !important; }