KARAKTER.co.id, BONTANG – Komisi C DPRD Bontang menyatakan komitmennya dalam melakukan pengawasan terhadap anggaran dan pelaksanaan kegiatan OPD.
Hal ini disampaikan langsung Muhammad Sahib. Ia menegaskan, pihaknya konsisten mengawal setiap lini anggaran dan pelaksanaan program.
“Karena tugas dan fungsi kami memang pengawasan,” ujarnya, Senin (16/6/2025).
Pengawasan itu mencakup sisi anggaran maupun kegiatan fisik.
Komisi C mengklaim telah melakukan koordinasi sejak awal tahun.
“Tiga bulan pertama, kami sudah koordinasi,” tambahnya.
Namun, saat ini belum ditemukan pelanggaran berarti.
“Belum ada temuan. Karena ini masih berjalan,” jelasnya.
Meski begitu, ia menyebut potensi temuan tetap ada.
“Pasti ada temuan. Tapi sekarang belum. Masih proses,” katanya.
Komisi C juga intens berkomunikasi dengan Dinas PUPR dan Koperda.
Jika ke depan ditemukan ketidaksesuaian, pihaknya akan mengambil langkah tegas.
“Kalau proyek, harus sesuai yang diminta pemerintah,” tegasnya.
Politisi Nasdem itu menekankan pentingnya standar mutu proyek.
“Sesuai standar. Agar tak cepat rusak atau bermasalah,” paparnya.
Terkait proyek yang belum rampung, dirinya juga menjelakan. Di mana salah satu yang disorot adalah Bendung Mas Darling.
Menurutnya, proyek itu sangat mendesak untuk diselesaikan.
“Kami sudah panggil PU soal itu,” ujarnya.
Namun, PU Kota menyebut proyek itu milik Provinsi. Komisi C pun berencana menyambangi Pemprov Kaltim.
“Rencana akan pertanyakan langsung ke provinsi,” tuturnya.
Ia menyebut Bendung Mas Darling penting untuk pasokan air Bontang.
“Selama ini kita pakai air tanah. Ini penting untuk air permukaan,” jelasnya.
Ia juga menyinggung soal pergantian kontraktor.
“Dari PT pertama ke PT kedua. Tapi tetap kami awasi,” tutupnya. (Adv)












