PPDB Bontang Disorot, Legislator Gelora Tekankan Transparansi

Anggota DPRD Kota Bontang, Arfian Arsyad.

KARAKTER.co.id, BONTANG – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2025 kembali menjadi sorotan. Anggota DPRD Bontang, Arfian Arsyad, meminta agar mekanisme seleksi berjalan bersih tanpa praktik curang yang merugikan masyarakat.

“Harus adil untuk semua, tanpa pandang bulu,” ucapnya, Senin (16/6/2025).

Menurut politisi Partai Gelora itu, PPDB bukan hanya rutinitas tahunan, melainkan momentum penting untuk mewujudkan pemerataan akses pendidikan. Karena itu, ia menekankan perlunya transparansi sejak awal proses hingga pengumuman hasil seleksi.

Arfian menyoroti sistem pendaftaran berbasis online yang dinilai rawan disalahgunakan jika tidak diawasi ketat. “Jangan sampai sistem digital pun bisa dimanipulasi,” tegasnya.

Selain itu, ia menilai informasi tentang jalur penerimaan siswa masih minim. Banyak orang tua belum memahami istilah zonasi, afirmasi, maupun mutasi. Hal ini, kata dia, membuat kebingungan saat proses pendaftaran berlangsung. “Penjelasan harus sederhana dan menyeluruh,” ujarnya.

Arfian juga mengajak masyarakat untuk bersikap realistis. Ia menegaskan, bila anak tidak diterima di sekolah pilihan, semangat belajar tetap harus dijaga. “Yang utama adalah semangat belajarnya, bukan sekadar nama sekolah,” tambahnya.

Dirinya berharap PPDB tahun ini bisa menjadi titik balik menuju sistem pendidikan yang lebih bersih, terbuka, dan berkeadilan. “Pendidikan harus bersih, terbuka, dan berpihak pada anak,” pungkasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.read_related { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .bio_avatar { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .beritaxx_related { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .area_footer_menu taxx_clear { display: none !important; } .after_title { display: inline !important; font-size: 14px !important; } .secondary_content { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .footer { display: none !important; } .taxxfooter { display: none !important; } .have_comment { display: none !important; }