KARAKTER.CO.ID, PPU – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian melalui pembukaan kegiatan fasilitasi Pengembangan Tata Guna Air (PTGA) Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI), yang digelar di Gedung Graha Pemuda PPU, Senin (2/3) pagi.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati PPU, Mudyat Noor. Program P3-TGAI sendiri merupakan inisiatif pemerintah pusat yang diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan nasional melalui rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi berbasis pemberdayaan masyarakat.
Dalam sambutannya, Mudyat menyampaikan apresiasi kepada Balai Wilayah Sungai Kalimantan IV yang telah memilih PPU sebagai lokasi pelaksanaan sosialisasi program tersebut.
Ia berharap kegiatan ini mampu memberikan pemahaman komprehensif kepada para petani, khususnya terkait mekanisme dan persyaratan program.
“Kami berterima kasih karena PPU dipercaya menjadi tempat pelaksanaan sosialisasi ini. Harapannya, para petani dapat memahami dengan baik seluruh tahapan program sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari pembangunan fisik jaringan irigasi, tetapi juga dari sejauh mana partisipasi petani terlibat aktif dalam setiap prosesnya.
Karena itu, prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pekerjaan harus dijunjung tinggi dalam pelaksanaannya.
Sementara itu, Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan IV, Andri Rachmanto, menjelaskan bahwa program P3-TGAI dilaksanakan secara swakelola dan partisipatif dengan melibatkan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).
Ia menegaskan bahwa pola tersebut dirancang agar anggaran yang bersumber dari APBN dapat langsung diterima dan dikelola oleh kelompok petani di lapangan.
“Kegiatan ini dimulai dari tahap sosialisasi, pengajuan usulan hingga pelaksanaan yang semuanya melibatkan anggota P3A. Tujuannya agar dana pemerintah benar-benar sampai dan dimanfaatkan langsung oleh petani,” jelas Andri.
Pemkab PPU memandang program ini strategis, mengingat daerah tersebut berstatus swasembada pangan dan kini menjadi salah satu penopang kebutuhan pangan bagi kawasan Ibu Kota Nusantara.
Melalui fasilitasi PTGA P3-TGAI 2026, pemerintah daerah berharap peningkatan kualitas jaringan irigasi dapat mendorong produktivitas pertanian sekaligus memperkuat posisi PPU sebagai lumbung pangan di Kalimantan Timur. (**)












