KARAKTER.CO.ID, PPU – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mempercepat penataan Taman Rozeline sebagai ruang publik terpadu yang menggabungkan fungsi rekreasi, edukasi, dan penguatan ekonomi kreatif (Ekraf).
Upaya tersebut dipastikan melalui peninjauan langsung Bupati PPU, Mudyat Noor, guna melihat kesiapan sarana dan prasarana di kawasan tersebut.
Pengembangan taman ini melibatkan kolaborasi dengan Koperasi PKK PPU yang dipimpin Ketua Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) PPU, Sandry Ernamurti.
Sejumlah konsep mulai diusung untuk menghidupkan kawasan tersebut, di antaranya kehadiran pusat belanja Buenmart, kafe keluarga D’Best Cafe, serta pojok literasi bagi masyarakat.
Sandry menjelaskan, saat ini fokus utama pengembangan berada pada percepatan pembenahan fasilitas dasar agar kawasan segera dapat dimanfaatkan publik.
“Seluruh pekerjaan tahap awal ini ditargetkan rampung pada 18 April 2026, sebagai persiapan peluncuran kawasan yang dijadwalkan pada 20 April 2026,” ujarnya.
Ia menambahkan, konsep yang diusung tidak hanya menghadirkan ruang rekreasi, tetapi juga mendorong keterlibatan komunitas lokal melalui berbagai kegiatan edukatif dan sosial.
Taman ini nantinya dilengkapi area interaksi seperti pusat kuliner, ruang komunitas, hingga sarana belajar anak.
Dalam tahap awal, sejumlah pekerjaan fisik tengah dipacu, mulai dari perbaikan jalur pejalan kaki dari gerbang utama, penyiapan lahan parkir, hingga pembangunan jetty untuk mendukung aktivitas canoe di area danau.
Selain itu, peningkatan fasilitas pendukung juga dilakukan, termasuk renovasi toilet umum menjadi model duduk serta penyediaan fasilitas khusus bagi tamu agar lebih representatif.
Ke depan, kawasan Taman Rozeline juga akan diperkuat dengan pembangunan area UMKM sebanyak 15 tenant yang dilengkapi panggung pertunjukan seni, seperti tari dan musik akustik. Pembangunan fasilitas tersebut direncanakan mulai Juni 2026.
Sandry berharap pengembangan ini mampu meningkatkan daya tarik kunjungan sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Diharapkan kawasan ini semakin hidup, meningkatkan kunjungan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi anggota koperasi dan berkontribusi pada pendapatan daerah,” pungkasnya. (**)












