Posyandu Jadi Garda Depan Cegah Stunting di Bontang Utara

Kepala Puskesmas Bontang Utara, Dr. I Wayan Santika

KARAKTER.co.id, Bontang – Upaya pencegahan stunting di wilayah Bontang Utara terus diperkuat melalui layanan Posyandu yang rutin digelar setiap bulan. Kepala Puskesmas Bontang Utara, dr. I Wayan Santika menegaskan, pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan dengan memastikan kebutuhan gizi ibu terpenuhi.

Menurutnya, kondisi malnutrisi pada ibu hamil menjadi salah satu faktor utama penyebab lahirnya anak stunting apabila tidak ditangani sejak dini.

“Kalau energi ibu sampai kurang dan terjadi malnutrisi saat hamil, itu berbahaya karena bisa menghasilkan anak stunting,” ujar dr. I Wayan Santika, Selasa (13/5/2026).

Ia menjelaskan, pihak puskesmas terus menggencarkan edukasi gizi kepada masyarakat, termasuk memberikan tambahan susu bagi ibu hamil yang mengalami gangguan gizi.

Tidak hanya fokus pada ibu hamil, Puskesmas Bontang Utara juga melakukan pemantauan berkelanjutan terhadap tumbuh kembang anak setelah lahir melalui kegiatan Posyandu.

“Puskesmas akan terus memantau imunisasi, pertumbuhan, hingga perkembangan anak melalui kegiatan Posyandu yang rutin dilaksanakan setiap bulan,” katanya.

Meski begitu, pihaknya mengakui masih terdapat kendala berupa rendahnya kesadaran sebagian masyarakat untuk rutin datang ke Posyandu. Namun dibanding beberapa tahun sebelumnya, tingkat kehadiran warga kini disebut meningkat signifikan hingga mencapai lebih dari 90 persen.

Menurutnya, Posyandu saat ini tidak lagi sekadar tempat penimbangan balita, tetapi juga menjadi pusat pemantauan kesehatan anak secara menyeluruh melalui pengolahan data pertumbuhan.

“Sekarang bukan hanya timbang badan lalu pulang. Data anak-anak itu kita olah supaya bisa dipantau kondisi stunting dan tumbuh kembangnya,” pungkasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.read_related { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .bio_avatar { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .beritaxx_related { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .area_footer_menu taxx_clear { display: none !important; } .after_title { display: inline !important; font-size: 14px !important; } .secondary_content { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .footer { display: none !important; } .taxxfooter { display: none !important; } .have_comment { display: none !important; }