KARAKTER.co.id, Bontang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang menyiapkan 450 kader kesehatan untuk mendukung pelaksanaan penimbangan serentak balita di seluruh wilayah Kota Bontang.
Langkah tersebut dilakukan demi memastikan proses pengukuran tinggi dan berat badan anak berjalan akurat, seragam, serta menghasilkan data valid sebagai dasar penanganan stunting.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, mengatakan sebelum kegiatan berlangsung seluruh kader akan mendapatkan pembekalan melalui dua kali pertemuan pendahuluan.
Menurutnya, penyamaan persepsi sangat penting agar tidak terjadi perbedaan metode pengukuran di lapangan.
“Tidak boleh ada mispersepsi di lapangan. Bagaimana pengukuran yang benar, bagaimana penimbangan yang benar, semuanya harus sama,” ujarnya pada jumat (29/5/2026).
Ia menjelaskan, ratusan kader tersebut berasal dari 15 kelurahan di Kota Bontang yang memiliki banyak pos pelayanan kesehatan. Karena itu, Dinkes memandang perlu adanya standar yang sama dalam pelaksanaan penimbangan serentak.
Selain memberikan pembekalan teknis kepada kader, Dinkes juga memastikan seluruh alat ukur yang digunakan telah melalui proses terkalibrasi. Hal itu dilakukan agar hasil pengukuran sesuai standar dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Toh nanti banyak kader yang membantu di lapangan, jadi alatnya juga harus terkalibrasi supaya hasilnya sesuai yang diharapkan,” katanya.
Toetoek menambahkan, kegiatan timbang serentak menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat pencegahan dan penanganan stunting sejak dini.
Melalui data yang akurat, pemerintah diharapkan dapat melakukan intervensi lebih cepat terhadap balita yang berisiko mengalami gangguan pertumbuhan.
Ia juga berharap seluruh masyarakat, khususnya orang tua balita, dapat mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut dengan membawa anak mereka ke pos pelayanan kesehatan sesuai jadwal yang telah ditentukan. (Adv)












