KARAKTER.co.id, Bontang – Wali Kota Bontang mengukuhkan Ketua dan Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kota Bontang Tahun 2026 di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Selasa (9/6/2026).
Pengukuhan tersebut menjadi momentum memperkuat peran DWP sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah dan pemberdayaan keluarga.
Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Akhmad Suharto, Ketua TP PKK Kota Bontang Nur Kalbi Agus Haris, jajaran kepala OPD, unsur Forkopimda, camat, lurah, serta pengurus DWP dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Bontang.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan selamat kepada seluruh ketua dan pengurus yang baru dikukuhkan.
Ia menegaskan bahwa pengukuhan kepengurusan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab untuk menghadirkan organisasi yang aktif, adaptif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, Dharma Wanita Persatuan memiliki posisi penting dalam mendukung berbagai program pembangunan, terutama yang berkaitan dengan penguatan keluarga, pendidikan, serta pemberdayaan perempuan.
Karena itu, kepengurusan yang baru diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi yang berdampak luas bagi anggota maupun masyarakat.
“Pemerintah Kota Bontang memandang Dharma Wanita Persatuan sebagai mitra strategis pembangunan. Karena itu, saya berharap DWP terus menghadirkan program-program inovatif yang tidak hanya bermanfaat bagi anggota, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi keluarga, masyarakat, dan pembangunan daerah,” ujar Wali Kota.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan tugas pelayanan publik tidak terlepas dari dukungan keluarga yang harmonis. Dalam konteks tersebut, DWP memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan keluarga yang menjadi fondasi lahirnya ASN yang profesional, berintegritas, dan berkinerja optimal.
Selain itu, Wali Kota mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi keluarga saat ini semakin kompleks. Perkembangan teknologi digital, perubahan sosial yang cepat, hingga persoalan pengasuhan anak di era informasi menuntut organisasi perempuan untuk terus meningkatkan kapasitas dan perannya di tengah masyarakat.
“Di tengah perkembangan teknologi digital, perubahan sosial, hingga tantangan pengasuhan anak di era informasi, organisasi perempuan tidak cukup hanya menjadi pendamping. DWP harus mampu tampil sebagai agen perubahan yang menghadirkan solusi, inspirasi, dan penguatan bagi keluarga maupun lingkungan sekitar,” tegasnya.
Melalui kepengurusan baru ini, Pemerintah Kota Bontang berharap Dharma Wanita Persatuan semakin aktif berkontribusi dalam mendukung program pembangunan daerah, memperkuat ketahanan keluarga, serta menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya saing. (Adv)












