KARAKTER.co.id, BONTANG – Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Bestari Kelurahan Belimbing mewakili Kota Bontang dalam Wawancara Pemutakhiran Kampung KB Tingkat Nasional 2026 yang digelar secara virtual, Kamis (11/6/2026).
Ajang tersebut menjadi kesempatan bagi Pemerintah Kota Bontang memaparkan capaian pembangunan keluarga, pemberdayaan masyarakat, dan percepatan penurunan stunting yang dijalankan melalui Kampung KB Bestari.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengikuti wawancara bersama sejumlah kepala perangkat daerah dan mitra Corporate Social Responsibility (CSR) yang selama ini terlibat dalam pengembangan program di wilayah tersebut.
Dalam pemaparannya, Neni menjelaskan Kampung KB Bestari menjadi contoh pembangunan keluarga berbasis kolaborasi yang melibatkan pemerintah, masyarakat, kader, dan dunia usaha.
Sejumlah program unggulan turut dipresentasikan kepada tim penilai nasional, di antaranya SIDAYA (Sekolah Lansia Berdaya), GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), serta peningkatan insentif kader Bangga Kencana.
“Pembangunan keluarga menjadi fokus utama untuk menciptakan generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing,” ujarnya.
Kampung KB Bestari yang dibentuk pada 2022 dinilai berhasil mengintegrasikan program sosial, kesehatan, dan ekonomi dalam satu kawasan. Selain meningkatkan kualitas hidup keluarga, program tersebut juga mendorong perkembangan UMKM.
Bahkan, produk UMKM binaan Kampung KB Bestari telah menembus pasar luar negeri dan menjadi salah satu indikator keberhasilan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Di sektor kesehatan, upaya penanganan stunting dilakukan melalui pendampingan keluarga, layanan homecare, edukasi gizi, serta pelibatan berbagai elemen masyarakat.
Pendekatan tersebut dinilai mampu menurunkan kasus stunting sekaligus memperkuat budaya gotong royong dalam mendukung kesehatan keluarga.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah, kader, masyarakat, dan dunia usaha,” kata Neni.
Melalui penilaian tingkat nasional tersebut, Pemerintah Kota Bontang berharap berbagai praktik baik yang diterapkan di Kampung KB Bestari dapat menjadi referensi bagi daerah lain dalam pengembangan program pembangunan keluarga.












