Komisi A DPRD Desak Ada Keputusan Final Terkait Hak 52 Eks Karyawan Hotel Equator

Anggota Komisi A DPRD Kota Bontang, Aloysius Roni. (Karakter)

KARAKTER.co.id, Bontang – Anggota Komisi A DPRD Kota Bontang, Aloysius Roni, menegaskan penyelesaian hak 52 eks karyawan PT Hotel Equator tidak boleh kembali berhenti pada tahap koordinasi. Ia meminta seluruh pihak terkait segera menghasilkan keputusan yang memberikan kepastian bagi para pekerja yang telah menunggu sejak 2016.

Pernyataan itu disampaikan Roni dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama PT Kaltim Nusa Etika (KNE), Dinas Ketenagakerjaan, dan perwakilan eks karyawan di DPRD Bontang, Senin (3/8/2026).

Menurut Roni, berbagai proses hukum dan pembahasan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun semestinya menjadi dasar untuk segera menuntaskan persoalan tersebut, bukan justru memperpanjang penyelesaiannya.

“Semua pihak sebenarnya sudah memahami duduk persoalannya. Sekarang yang diperlukan adalah keberanian mengambil keputusan agar hak para pekerja tidak terus menggantung,” ujarnya.

Roni juga mendorong PT Pupuk Kaltim ikut terlibat dalam penyelesaian persoalan tersebut. Menurutnya, perusahaan perlu mengambil peran sebagai pihak yang dapat memfasilitasi lahirnya solusi yang disepakati bersama.

“Kami berharap Pupuk Kaltim bisa menjadi bagian dari penyelesaian. Duduk bersama dengan seluruh pihak terkait akan jauh lebih bermanfaat dibanding persoalan ini terus berputar tanpa hasil,” katanya.

Ia menilai, setiap rapat yang berakhir tanpa keputusan hanya akan memperpanjang ketidakpastian yang dirasakan para eks karyawan. Karena itu, pembahasan selanjutnya harus diarahkan pada langkah konkret yang dapat segera dieksekusi.

“Yang dibutuhkan para mantan pekerja bukan lagi pembahasan yang berulang, melainkan kepastian kapan hak mereka dapat dipenuhi. Itu yang harus menjadi fokus bersama,” tegasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.read_related { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .bio_avatar { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .beritaxx_related { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .area_footer_menu taxx_clear { display: none !important; } .after_title { display: inline !important; font-size: 14px !important; } .secondary_content { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .footer { display: none !important; } .taxxfooter { display: none !important; } .have_comment { display: none !important; }