Muhammad Sahib Dorong Dishub Terapkan Skema Parkir Sesuai Karakter Lokasi

Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib. (Karakter)

KARAKTER.co.id, BONTANG – Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib, mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) menyusun pola pengelolaan parkir yang disesuaikan dengan karakteristik setiap lokasi. Menurutnya, pendekatan yang berbeda di tiap titik akan membuat potensi retribusi parkir lebih optimal sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Sahib mengatakan, tidak semua kawasan harus menggunakan sistem yang sama. Lokasi dengan aktivitas tinggi dinilai layak menerapkan parkir elektronik, sementara kawasan lain masih dapat dikelola secara manual dengan pengawasan yang lebih baik.

“Setiap lokasi punya karakter yang berbeda. Karena itu, pengelolaannya juga tidak bisa disamaratakan. Yang ramai bisa memakai sistem elektronik, sedangkan lokasi lain bisa disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” ujarnya saat rapat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (4/8/2026).

Ia menilai langkah tersebut perlu diawali dengan pemetaan menyeluruh terhadap titik-titik parkir yang memiliki potensi besar. Menurutnya, masih banyak kawasan yang setiap hari dipadati kendaraan, tetapi belum memberikan kontribusi optimal terhadap PAD.

Beberapa lokasi yang disebut memiliki potensi antara lain Pasar Seng, Pasar Berbas, Pasar Malam, kawasan Ramayana, Tanjung Limau, hingga Pelabuhan Loktuan.

Sahib menambahkan, penggunaan sistem parkir elektronik di titik-titik strategis juga dapat memperkuat transparansi pengelolaan retribusi sekaligus meminimalkan potensi kebocoran pendapatan.

Lebih lanjut, ia berharap Dishub dapat segera menyusun langkah konkret agar potensi retribusi parkir yang selama ini belum tergarap dapat menjadi salah satu sumber peningkatan PAD Kota Bontang.

“Yang perlu dilakukan sekarang adalah memetakan seluruh potensi yang ada, lalu menentukan model pengelolaan yang paling tepat. Dengan begitu, pendapatan dari sektor parkir bisa meningkat tanpa harus menambah beban bagi masyarakat,” tegasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.read_related { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .bio_avatar { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .beritaxx_related { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .area_footer_menu taxx_clear { display: none !important; } .after_title { display: inline !important; font-size: 14px !important; } .secondary_content { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .footer { display: none !important; } .taxxfooter { display: none !important; } .have_comment { display: none !important; }