KARAKTER.CO.ID, Jakarta — Harga emas perhiasan di pasar domestik Indonesia kembali menunjukkan tren penguatan pada Jumat, 23 Januari 2026. Penguatan dipengaruhi oleh kenaikan harga logam mulia di pasar global dan pergerakan nilai tukar rupiah.
Data harga yang dipublikasikan oleh sejumlah platform dan pedagang perhiasan menunjukkan peningkatan harga emas per gram di berbagai kadar karat. Dikutip dari harian basis.co, Data terbaru yang dirangkum dari pelaku pasar dan sumber harga komoditas menunjukkan bahwa harga emas perhiasan berada dalam kisaran Rp798.000 hingga lebih dari Rp2,3 juta per gram, tergantung pada kadar kemurnian dan model perhiasan yang dipilih oleh konsumen.
Kenaikan ini mencerminkan minat konsumen dan investor yang memanfaatkan emas sebagai aset perlindungan nilai (safe haven) di tengah kondisi ekonomi global yang masih fluktuatif.
Para pedagang emas dan pakar pasar komoditas mengatakan tren harga emas naik pada pekan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Termasuk sentimen pasar akibat ketidakpastian ekonomi global dan gejolak finansial. Emas tradisional sering menjadi pilihan masyarakat yang ingin melindungi nilai aset di tengah volatilitas pasar uang dan saham.
Selain itu, harga emas perhiasan menunjukkan keterkaitan dengan harga emas batangan yang juga turut mengalami tekanan positif, meskipun pergerakan harga batangan bisa berbeda tergantung pembaruan dari Logam Mulia dan pedagang lokal.
Para pedagang menyarankan pembeli untuk mempertimbangkan tujuan pembelian. Misalnya, apakah untuk investasi jangka panjang atau perhiasan sehari-hari. Karena selisih harga beli dan jual kembali (buyback) bisa berbeda tergantung pada kadar emas, desain perhiasan, serta biaya pembuatan. (int/**)












