Rustam Pertanyakan Uang Kembalian di Toko Waralaba untuk Donasi

KARAKTER.CO.ID – Sejumlah anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang mempertanyakan uang pengembalian dari toko waralaba. Pasalnya, sering kali pelayan toko menawarkan kembalian didonasikan untuk sosial. Tapi, herannya tak tercantumkan donasi di dalam struk belanja.

Anggota Komisi II DPRD Bontang Rustam mengatakan mestinya uang kembalian yang didonasikan tersebut haruslah jelas tujuannya kemana. Sebab selama ini, banyak konsumen yang mempertanyakan peruntukannya itu seperti apa biar.

“Selama ini tidak ada kejelasan peruntukannya. Kita hanya sering kali diminta donasi saja,” ujarnya, Selasa (19/10/2021).

Kata dia, persoalan ini bukan soal nominalnya. Meski hanya uang recehan yang kerap diminta untuk didonasikan, namun jika diakumulasikan maka akan menghasilkan nilai yang fantastis.

“Bayangkan jika dikumpulin uang itu dikalikan per bulan, pertahunnya bisa dapat nilai berapa itu?,” jelasnya.

Lebih jauh, ia meminta dinas terkait dapat segera memastikan peruntukan uang donasi tersebut. Agar tidak terjadi celah kecurangan yang dapat merugikan konsumen.

“Kita minta hal ini dapat dimonitoring dan diklarifikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman,”pungkasnya. (ADV/TM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.read_related { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .bio_avatar { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .beritaxx_related { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .area_footer_menu taxx_clear { display: none !important; } .after_title { display: inline !important; font-size: 14px !important; } .secondary_content { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .footer { display: none !important; } .taxxfooter { display: none !important; } .have_comment { display: none !important; }