KARAKTER.CO.ID – Pohon tumbang di Jalan Cipto Mangun Kusumo (Ex Pupuk Raya) kembali terjadi pada Minggu, 17 Juli 2022, sekira pukul 07.53 Wita.
Akibatnya salah satu pengendara yang melintas menjadi korban. Pohon tumbang tersebut diduga sudah rapuh ditambah terkena angin kencang.
Menanggapi hal itu, anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Abdul Samad menegaskan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) seharusnya sudah mengetahui kondisi pohon yang berada di Jalan Cipto Mangun Kusumo.
Sehingga, harus rutin mengadakan penebangan terhadap pohon yang berisiko tumbang ketika terjadi hujan deras disertai angin kencang.
“Pasti sudah tahu kondisi pohon sudah tua dan rapuh. Ini tugas dinas terkait, jangan hanya ada pohon tumbang dan korban baru mau bergerak,” tegasnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin, 18 Juli 2022.
Terlebih, kata pria yang akrab disapa Aco ini peristiwa pohon tumbang di area Ex Pupuk Raya tersebut sudah berulang kali. Salah satu solusinya, pohon lama yang mengarah ke jalan dipangkas agar tidak berisiko ke pengendara.
“Tidak ditebang sampai akar, tapi pangkas saja supaya tidak membahayakan. Ini soal nyawa,” ungkapnya.
Lebih jauh ia berharap, perusahaan industri yang berada di area Pupuk Raya pun harus bersinergi dengan pemerintah meminimalisir adanya peristiwa pohon tumbang ini supaya tidak lagi terulang.
“PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) juga harus turut andil, karena masih masuk dalam zona mereka. Kan PKT yang punya area, harus bisa bersinergi sama pemerintah,” tutupnya.
Reporter : Rae












