Andi Faiz Imbau Pemerintah Tidak Membedakan Pembangunan Kota dan Pesisir

KARAKTER.CO.ID – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang tidak membedakan antara wilayah kota dan pesisir.

Khususnya dari segi pembangunan infrastruktur yang belum menyasar daerah pesisir, baik dari sarana ataupun prasarananya (sarpras). Sehingga ia mengimbau pemerintah memperhatikan kawasan pesisir di lingkupnya.

Selain itu, pemerintah juga harus lebih meningkatkan pembangunan dan tidak memetakan antara kawasan perkotaan dan pesisir. Seperti pemerataan layanan, hak pendidikan yang layak serta kesejahteraan yang sama.

Selain layanan pendidikan, sarana dan prasarana (sarpras) pun akses menuju pesisir kurang memadai. Hal tersebut berbanding terbalik dengan area perkotaan, sehingga politisi dari partai beringin ini menuturkan perlu dilakukan evaluasi.

Sementara, kata dia hak penduduk pesisir dan kota sama rata. Tidak ada perbedaan selama masih di wilayah pemerintahan yang sama, oleh karena itu pembangunan pun wajib merata menyasar semua lapisan masyarakat.

“Supaya lebih baik ke depannya harus disamakan, tidak boleh dibedakan,” ucapnya beberapa waktu lalu.

Menurutnya keberimbangan pembangunan sangat penting untuk kemajuan suatu daerah. Terlebih Kota Bontang merupakan wilayah industri dan terdapat perusahaan-perusahaan besar.

“Jangan hanya fokus membangun di perkotaan, tetapi kawasan pesisir dan pulau-pulau harus juga mendapatkan porsi anggaran pembangunan infrastrukur termasuk layanan air bersih,” tutupnya.

Penulis: Ira

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.read_related { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .bio_avatar { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .beritaxx_related { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .area_footer_menu taxx_clear { display: none !important; } .after_title { display: inline !important; font-size: 14px !important; } .secondary_content { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .footer { display: none !important; } .taxxfooter { display: none !important; } .have_comment { display: none !important; }