Sengketa Lahan, PT MDP Diduga Tidak Punya Bukti Kepemilikan

KARAKTER.co.id – Polemik sengketa lahan antara ahli waris dan PT Marga Dinamik Perkasa (MDP) masih terus bergulir hingga kini. Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang pun masih terus berupaya memediasi keduanya.

Melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III menghadirkan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Camat Bontang Utara, Camat Bontang Selatan, dan Lurah Bontang Kuala, Selasa (23/7/2024).

Namun pihak PT MDP tidak hadir dalam rapat. Sementara, menurut anggota Komisi III, Abdul Samad, ke-turut sertaannya sangat penting, mengingat perusahaan ini sudah membangun gedung di atas lahan tersebut.

“Kami berharap kedepannya PT. MDP bisa hadir. Supaya negosiasi yang selama ini mereka lakukan bisa menemui titik terang,” ujarnya.

Lebih jauh, Abdul Samad juga menjelaskan jika pihak pewaris memiliki bukti kepemilikan resmi berupa sertifikat. Sementara PT MDP belum pernah memberikan atau memperlihatkan bukti atas lahan yang jadi sengketa ini.

“Perusahaan belum memberikan bukti kepemilikan, tapi persoalannya mereka sudah membangun di tanah itu dari April 2024 lalu,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau ahli waris atau pihak yang merasa dirugikan menyimpan dan menguatkan bukti yang dimiliki jika tanah yang diklaim PT MDP memang benar merupakan tanah mereka.

“Lahannya cukup luas, 30 x 200 meter persegi. Kita sudah imbau supaya menguatkan buktinya. Apalagi ini masalah sengketa,” sebutnya.

Kata dia, sebagai wakil rakyat pihaknya memfasilitasi kedua yang bersangkutan melalui RDP. Ia berharap persoalan ini segera selesai dan mendapatkan kepastian hukum, siapa pemilik yang sebenarnya.

“MDP dulu sudah mau ganti rugi. Cuma sampai saat ini belum ada kepastian, sengketa lahan ini juga sudah berlangsung lama,” tutupnya.

Penulis : Rae

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.read_related { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .bio_avatar { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .beritaxx_related { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .area_footer_menu taxx_clear { display: none !important; } .after_title { display: inline !important; font-size: 14px !important; } .secondary_content { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .footer { display: none !important; } .taxxfooter { display: none !important; } .have_comment { display: none !important; }