KARAKTER.co.id – Pembangunan kafe di kawasan Masjid Terapung Darul Irsyad Al Muhajirin, Kampung Selambai, Kelurahan Loktuan menarik perhatian anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Faisal.
Ia menilai kafe dengan konsep terapung tersebut nampak membuat masjid di wilayah pesisir itu terlihat kumuh dan kurang estetika. Selain itu, dianggap merusak pemandangan rumah ibadah yang di desain ala Turkey ini.
Pihaknya sebagai mitra pembangunan berharap bangunan bercorak kuning keemasan ini ditata dengan baik agar pengunjung tetap merasa nyaman ketika bertandang ke masjid menjalankan ibadah sekaligus berwisata religi, sembari melihat indahnya pesona yang disuguhkan Masjid Terapung.
“Saya ingin mengingatkan kembali, supaya Masjid Terapung ditata rapi. Jangan sampai semua warung tidak mau pindah, karena kalau besok tidak diatasi, saya akan bersuara lagi,” tandasnya di tengah-tengah Rapat Paripurna ke-14, di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Senin (29/7/2024) malam.
Menanggapi keluhan legislatif tersebut, Wali Kota Bontang, Basri Rase menegaskan, akan memerintahkan pihak-pihak terkait untuk segera melakukan pembersihan dengan melibatkan pihak keamanan. Hal tersebut guna mengantisipasi ketika terjadi penolakan pemilik warung.
Kata dia, menjaga keindahan Masjid yang menelan anggaran sebanyak Rp60 Miliar ini merupakan tugas bersama. Pasalnya meski berada di atas laut, namun tak menyurutkan pelancong datang berwisata.
“Besok saya akan menurunkan tim terpadu dan langsung melakukan pembongkaran,” jawab Basri dengan lugas.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban dan tindak lanjut dari pernyataannya semalam, Basri Rase menepati ucapannya melakukan penertiban dan pembongkaran terhadap kafe yang berada pas di pinggir Masjid Terapung. Aksi ini mulai dilaksanakan dari pukul 10.00 hingga 11.45 WITA, Selasa (30/7/2024).
Bekas material warung tersebut kemudian diamankan di depan kantor Kelurahan Loktuan (eks.Pasar Citra Mas Loktuan). Selain itu, pihak Kelurahan Loktuan memindahkan pemilik kafe beserta keluarganya ke Rusunawa selama dua bulan ke depan.
Penulis : Rae












