KARAKTER.co.id – Kasus tragis penganiayaan seorang bayi berusia 2 bulan oleh ayah kandungnya mengundang perhatian masyarakat, termasuk Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Tri Ismawati. Dalam pernyataannya pada Sabtu (3/8/24), ia meminta agar dilakukan penyelidikan mendalam terhadap pelaku.
Menurut Tri Ismawati, kekerasan terhadap bayi yang masih sangat muda adalah hal yang sangat mencurigakan dan menunjukkan adanya masalah serius yang perlu diinvestigasi.
“Sulit dipercaya seorang ayah bisa menganiaya bayi yang masih berusia 2 bulan. Ini adalah tindakan yang sangat tidak wajar,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya untuk memeriksa kondisi psikologis pelaku serta kemungkinan adanya penggunaan narkoba. Politisi dari Partai Berkarya ini meminta pihak berwenang untuk melakukan tes psikologi dan tes urin kepada pelaku guna mengetahui apakah ada pengaruh zat terlarang yang mempengaruhi tindakannya.
“Tes ini penting untuk mengetahui apakah ada faktor eksternal seperti narkoba yang mungkin memicu tindakan tersebut,” ujarnya.
Tri Ismawati juga menyatakan, peran ayah sebagai pelindung anak sangat penting. Jika seorang ayah bisa tega melakukan kekerasan terhadap anaknya, maka perlu ditelusuri apakah ada masalah kejiwaan atau pengaruh lain yang memengaruhi perilakunya.
Ia berharap perhatian serius terhadap kasus ini dapat mendorong tindakan cepat dari pihak berwenang untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut dan memberikan keadilan bagi korban. Tri Ismawati juga menekankan pentingnya perlindungan dan perawatan bagi bayi yang menjadi korban.
“Jika terbukti ada masalah kejiwaan atau penggunaan narkoba, ini harus segera ditangani. Kami berharap pihak berwenang bertindak cepat dan tegas,” tutupnya.
Penulis : Rae












