KARAKTER.co.id – Dalam rapat kerja DPRD Kota Bontang yang membahas perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024, Fraksi Amanat Nurani Rakyat (Annur) melalui juru bicaranya, Muhammad Irfan, menekankan pentingnya optimalisasi potensi daerah untuk mencapai kemandirian fiskal.
Irfan menyoroti bahwa pengelolaan pajak daerah, retribusi, dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan perlu ditingkatkan untuk mengurangi ketergantungan pada transfer dari pemerintah pusat. Selain itu, potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) belum dimaksimalkan sepenuhnya, meskipun sudah ada kemajuan.
“Kita perlu menggali lebih dalam potensi PAD dari sektor-sektor seperti pajak daerah, retribusi, dan pengelolaan kekayaan daerah agar bisa lebih mandiri secara finansial,” ujarnya, Sabtu (3/8/24).
Pun ia menekankan jika peningkatan pendapatan daerah tersebut penting untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik yang lebih baik di wilayah industri ini.
Merespons pandangan itu, Wakil Wali Kota Bontang, Najirah, menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan berbagai inisiatif untuk meningkatkan PAD. Salah satu fokus utama adalah pembaruan kebijakan terkait pajak dan retribusi daerah.
“Kami sedang dalam proses memperbarui kebijakan untuk menyesuaikan dengan undang-undang terbaru, khususnya UU nomor 1 tahun 2022 tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah,” jelas Najirah.
Najirah juga menegaskan jika pemerintah kota berkomitmen untuk mengimplementasikan langkah-langkah strategis dan inovatif dalam pengelolaan sumber daya daerah. Langkah-langkah ini termasuk peningkatan efisiensi dalam penagihan pajak dan retribusi serta pengelolaan aset daerah.
“Dengan strategi ini, kami berharap dapat meningkatkan kontribusi PAD terhadap anggaran kota, sehingga dapat mendukung program-program pembangunan yang lebih luas,” tambahnya.
Pendekatan Fraksi Annur ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara legislatif dan eksekutif dalam menggali potensi daerah untuk meningkatkan kemandirian fiskal. Dengan memaksimalkan pendapatan asli daerah, Bontang diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada dana transfer dari pusat dan memperkuat stabilitas finansialnya untuk masa depan yang lebih berkelanjutan.
Penulis : Rae












