KARAKTER.co.id, BONTANG – Komisi C DPRD Bontang bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Baperinda) menggelar rapat kerja.
Rapat tersebut membahas program pembangunan Kota Bontang untuk tahun 2025, Senin 7 Juli 2025.
Rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib.
Dalam pembahasan, Sahib mempertanyakan program rencana pembangunan yang merupakan hasil Musrembang tahun 2024.
Dia menegaskan pentingnya pembahasan ini karena menyangkut masa depan pembangunan Kota Bontang.
“Poin penting hari ini adalah rapat ini sangat penting karena membicarakan program ke depan untuk Bontang,” ungkapnya.
Politisi Nasdem menyebut banyak hal dibahas, terutama kegiatan-kegiatan pembangunan yang segera dilakukan.
Menurutnya, Baperinda menjadi pusat perencanaan teknis pembangunan di Kota Bontang.
“Semua teknis pembangunan diramu di Baperinda,” jelasnya.
Setelah perencanaan selesai, Baperinda akan mendistribusikan program ke masing-masing OPD terkait.
“Contohnya pembangunan jalan akan dilanjutkan ke Perkim atau PUPR,” katanya.
Sahib juga menyinggung pentingnya pelaksanaan hasil Musrembang yang berawal dari rembuk warga.
Kemudian meminta hasil rembuk warga yang dijadikan dasar Musrembang benar-benar dilaksanakan.
“Jangan hanya rembuk warga dijadikan formalitas. Hasilnya harus dilaksanakan,” tegasnya.
Sahib menyoroti banyak usulan warga yang sudah diajukan melalui Musrembang empat tahun lalu, namun hingga kini belum terlaksana.
“Itulah yang kami pertanyakan ke Baperinda,” tanyaanya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Baperinda Kota Bontang, Sonny Suwito, menjelaskan pihaknya menggunakan skala prioritas.
“Kami mengambil skala prioritas dalam menentukan program pembangunan,” paparnya.
Dia menyadari tidak semua usulan warga bisa diakomodasi sekaligus.
“Harus ada skala prioritas yang ditetapkan,” tambahnya.
Sonny menerangkan usulan dari kelurahan akan digodok di tingkat kecamatan. Kemudian hasilnya akan dibahas di tingkat kota untuk ditentukan prioritasnya.
“Setelah di bahas di kota baru nanti kita ajukan ke OPD terkait,” pungkasnya. (Adv)












