Puskesmas Bontang Utara Unit Satu Kolaborasi Perusahaan Intervensi Anak Stunting

Kepala Puskesmas Bontang utara unit 1, Dr. I Wayan Santika

KARAKTER.co.id, Bontang – Kepala Puskesmas Bontang utara unit 1, Dr. I Wayan Santika mengungkapkan bahwa penanganan stunting di wilayahnya turut diperkuat melalui dukungan program CSR sejumlah perusahaan di Kota Bontang.

Pihaknya bekerja sama dengan PT Kaltim Nitrate Indonesia dan PT Pupuk Kalimantan Timur dalam pendanaan program intervensi stunting sejak 2025 lalu.

Kata Wayan, bantuan tersebut difokuskan bagi anak-anak usia di bawah dua tahun yang mengalami stunting di beberapa wilayah binaan perusahaan.

“KNI mengambil wilayah Bontang Baru, terutama daerah dekat Tanjung Limau. Di sana kita lakukan pemantauan dan edukasi rutin kepada orang tua,” jelas I Wayan Santika, pada Jum’at, (8/5/2026).

Selain pemberian intervensi gizi, Puskesmas Bontang Utara juga menjalankan program kelas pemulihan gizi bagi keluarga anak stunting.

Dalam program tersebut, para orang tua mendapatkan edukasi rutin terkait pola makan, tumbuh kembang anak, hingga konsultasi langsung dengan tenaga spesialis.

Puskesmas bahkan mendatangkan dokter spesialis kandungan hingga psikolog untuk membantu orang tua menangani berbagai persoalan anak, termasuk kondisi anak yang sulit makan atau mengalami gerakan tutup mulut saat diberi makanan.

“Para orang tua bisa konsultasi secara bebas di kelas pemulihan gizi,” ujarnya.

Ia berharap pengetahuan orang tua meningkat sehingga lebih memperhatikan gizi dan perkembangan anak.

Dia menyebut program kolaborasi bersama CSR tersebut sejauh ini berjalan baik dan memberikan dampak positif terhadap upaya penurunan angka stunting di wilayah Bontang Utara. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.read_related { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .bio_avatar { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .beritaxx_related { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .area_footer_menu taxx_clear { display: none !important; } .after_title { display: inline !important; font-size: 14px !important; } .secondary_content { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .footer { display: none !important; } .taxxfooter { display: none !important; } .have_comment { display: none !important; }