KARAKTER.CO.ID – Minimnya fasilitas arena skatepark membuat komunitas papan seluncur Kota Bontang mengeluh. Jumlah skater dengan arena yang tersedia dirasa sangat timpang.
Akibatnya, skater Bontang tidak memiliki cukup tempat untuk menyalurkan hobi positif mereka.
“Jumlah anggota sekitar 50 orang. Sementara kami hanya bisa main di Lang-lang saja, kalau di Loktuan fasilitasnya sangat kurang,” kata Sekretaris Komunitas Indonesia Skateboard (KIS) Bontang, Muhammad Takwin, Kamis (17/6/2021).
Terlebih di masa pandemi Covid-19 saat ini, penutupan lapangan Lang-lang bak mimpi buruk bagi komunitas skate Bontang. Mereka pun harus memutar otak mencari alternatif lain. Seperti menggunakan lapangan voly atau lapangan kosong lainnya.
“Kami bersyukur diperbolehkan kembali menggunakan skatepark yang ada di Lang-lang saat ini,” ujarnya.
Lebih jauh, ia mengatakan dalam waktu dekat KIS akan melaksanakan agenda tahunan, Skateday pada Senin (21/6/2021) mendatang. Dengan harapan bisa membangkitkan kembali semangat skateboard Bontang, sekaligus sebagai ajang silahturahmi KIS di kota lain.
“Semoga Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang bisa lebih mendukung kegiatan, dan hobi ini. Jika tidak bisa dalam bentuk anggaran, cukup dengan fasilitas serta kemudahan pengembangan komunitas kedepannya,” harapnya.
Kepala Dinas Penanaman Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang, Bambang Cahyo Mulyono mengatakan, pihaknya siap mensupport kegiatan positif tersebut dan akan segera membangunkan arena baru.
“Memang sudah kami rencanakan, namun masih melihat anggaran lagi. Akan kami usahakan dan usulkan kembali di tahun 2022 untuk skatepark tambahan, agar bisa menciptakan atlet-atlet baru di cabang olahraga ini,” kata dia, Jumat (18/6/2021). (*)
Reporter : Enggar Ap












