BONTANG – RSUD Taman Husada Bontang terus memperkuat layanan kesehatan anak melalui keberadaan dua ruang perawatan intensif khusus, yakni Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dan Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Kedua ruang ini menjadi pusat layanan intensif bagi pasien bayi dan anak yang berada dalam kondisi kritis.
Pejabat Informasi dan Pelayanan Publik (PIPP) RSUD Taman Husada, Renanthera Vidya Dara, menjelaskan bahwa PICU dan NICU memiliki fungsi berbeda meski sama-sama menangani pasien anak. Perbedaan utama terletak pada usia pasien dan jenis kondisi medis yang ditangani.
PICU diperuntukkan bagi anak dan remaja berusia 18 hingga 28 tahun yang mengalami sakit parah atau cedera serius, seperti kegagalan organ, cedera berat akibat kecelakaan, dan penyakit akut yang membutuhkan pemantauan ketat.
“Pasien di PICU memerlukan perawatan intensif dan pengawasan 24 jam dengan dukungan peralatan medis canggih seperti ventilator dan obat-obatan khusus,” tuturnya.
Sementara NICU difokuskan pada perawatan bayi baru lahir hingga usia 28 hari yang berada dalam kondisi genting, termasuk bayi prematur, bayi dengan berat badan lahir rendah, gangguan pernapasan, maupun kelainan bawaan.
Bayi yang lahir di bawah 32 minggu atau memiliki berat badan jauh di bawah normal mendapat penanganan intensif menggunakan fasilitas khusus seperti inkubator, terapi oksigen, dan infus.
“Intinya, PICU menangani penyakit akut dan cedera berat pada anak yang lebih besar, sedangkan NICU memberikan perawatan intensif untuk bayi baru lahir,” jelas Renanthera.
Kehadiran PICU dan NICU menjadi wujud keseriusan RSUD Taman Husada dalam memberikan pelayanan kesehatan komprehensif bagi anak mulai dari masa neonatus hingga remaja, terutama pada kasus-kasus kritis yang membutuhkan penanganan cepat dan berstandar tinggi. (Adv)












