KARAKTER.co.id, Bontang – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bontang untuk terus memperkuat layanan bagi anak berkebutuhan khusus melalui optimalisasi Autis Center pada anggaran perubahan tahun ini.
Ia menyebut, keberadaan Autis Center memiliki peran penting sebagai pusat solusi, terapi, sekaligus edukasi bagi anak-anak spesial di Kota Taman.
Menurut Agus Haris, meski layanan yang diberikan sudah berjalan, namun hingga saat ini masih terdapat sejumlah keterbatasan, terutama dari sisi sumber daya manusia. Ia mengungkapkan, jumlah tenaga terapis yang tersedia saat ini masih sangat terbatas jika dibandingkan dengan jumlah anak yang membutuhkan layanan.
“Saat ini baru ada tiga tenaga terapis yang bertugas, sementara jumlah anak yang rutin datang sudah sekitar 17 orang,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Kondisi tersebut, lanjutnya, menjadi perhatian serius pemerintah. Namun demikian, proses penambahan tenaga terapis tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Pemerintah harus memastikan bahwa setiap tenaga yang direkrut memiliki kompetensi dan keahlian yang sesuai dengan kebutuhan anak berkebutuhan khusus yang beragam.
“Kita harus hati-hati dalam merekrut tenaga terapis agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan anak-anak,” tegasnya.
Sebagai langkah konkret, Pemkot Bontang berencana membuka ruang penambahan tenaga melalui anggaran perubahan. Saat ini, proses penjaringan dan seleksi calon terapis juga mulai dipersiapkan oleh pihak pengelola Autis Center.
“Di anggaran perubahan nanti kita upayakan ada penambahan tenaga,” pungkasnya. (Adv)












