KARAKTER.co.id, Bontang – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bontang menyoroti masih banyaknya warga yang berstatus kawin belum tercatat dalam dokumen kependudukan, meski secara resmi telah menikah.
Kondisi ini menjadi perhatian serius karena dapat memengaruhi akurasi data yang digunakan pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan dan program pembangunan.
Kepala Disdukcapil Bontang melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK), Muhammad Thamrin, mengatakan persoalan tersebut akan menjadi salah satu fokus utama dalam program pembaruan data kependudukan yang akan digencarkan ke depan.
“Masih banyak warga sudah menikah, tapi status di KK belum diperbarui,” ujarnya saat ditemui pada Rabu (6/5/2026).
Menurutnya, ketidaksesuaian antara kondisi riil dengan data administrasi berdampak langsung pada validitas database kependudukan. Padahal, data yang akurat sangat dibutuhkan pemerintah dalam merancang kebijakan yang tepat sasaran.
“Kalau status perkawinan belum diperbarui, data jadi tidak akurat,” jelasnya.
Thamrin menegaskan, proses perubahan status dari kawin belum tercatat menjadi kawin tercatat sebenarnya tidak sulit. Masyarakat hanya perlu membawa dokumen resmi berupa buku nikah ke kantor Dukcapil untuk dilakukan pembaruan data.
“Cukup datang ke Dukcapil bawa buku nikah,” katanya.
Selain itu, pembaruan data juga akan berdampak pada penerbitan Kartu Keluarga (KK) terbaru yang kini telah berbasis digital, dilengkapi tanda tangan elektronik dan barcode.
“Setelah di-update, KK akan berubah ke format digital dengan tanda tangan elektronik,” ujarnya.
Tidak hanya soal status perkawinan, Dukcapil juga menemukan masih banyak elemen data lain yang belum diperbarui oleh masyarakat, seperti perubahan alamat, tingkat pendidikan, hingga kondisi anggota keluarga.
Untuk itu, pihaknya akan terus menggencarkan sosialisasi secara masif, baik melalui media maupun dengan turun langsung ke lapangan melalui layanan jemput bola di setiap kelurahan.
“Kami akan terus sosialisasi, termasuk turun langsung ke masyarakat,” tutupnya. (Adv)












