KARAKTER.co.id, BONTANG – DPRD Bontang meminta PLN memperkuat penyampaian informasi terkait jadwal pemadaman listrik kepada masyarakat. Pemberitahuan diharapkan diberikan minimal satu hingga dua hari sebelum pemadaman dilakukan.
Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam, mengatakan informasi lebih awal penting agar masyarakat dapat mempersiapkan diri. Terlebih, listrik saat ini menjadi kebutuhan utama yang berkaitan dengan berbagai aktivitas masyarakat.
“Saya mengimbau kepada pihak PLN paling tidak H-1 atau H-2 sudah menginformasikan kepada mitra-mitranya yang memang bisa menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya, Sabtu (15/8/2026).
Menurutnya, langkah PLN yang mulai berkoordinasi dengan RT dan forum RT dalam menyebarkan informasi pemadaman merupakan hal positif. Dengan adanya informasi tersebut, masyarakat dapat mengantisipasi berbagai risiko, termasuk kerusakan peralatan elektronik.
Rustam menilai pola pemadaman saat ini juga lebih teratur dibandingkan sebelumnya. Masyarakat dapat mengetahui wilayah mana yang akan mengalami pemadaman sehingga bisa melakukan persiapan.
“Kalau dulu mati begitu saja, sekarang sepertinya sudah diatur pembagiannya sehingga masyarakat bisa mengetahui di mana titik yang mati,” katanya.
Ia menekankan, dampak pemadaman tidak hanya dirasakan dari sisi penerangan. Di sejumlah kawasan, padamnya listrik juga dapat berpengaruh terhadap jaringan internet dan pasokan air.
Menurut Rustam, kondisi tersebut menjadi persoalan tersendiri karena aktivitas masyarakat saat ini sangat bergantung pada koneksi internet. Pelaku usaha seperti hotel dan tempat hiburan juga membutuhkan pasokan listrik untuk menunjang operasional.
“Sekarang zamannya digitalisasi. Semua membutuhkan Wi-Fi. Begitu mati lampu, ada daerah tertentu seperti kawasan BTN, jaringan provider juga ikut mati,” ungkapnya.
Karena itu, ia meminta PLN memastikan informasi pemadaman dapat diterima masyarakat secara luas dan tepat waktu. Selain melalui RT, informasi dapat disebarkan melalui berbagai kanal digital agar menjangkau lebih banyak pelanggan.
Rustam berharap pekerjaan pemeliharaan dan penggantian tiang yang menjadi salah satu penyebab pemadaman dapat segera selesai. Dengan begitu, masyarakat dan pelaku usaha bisa kembali menjalankan aktivitas tanpa terganggu pemadaman bergilir. PLN sebelumnya juga menyebut pemadaman untuk penggantian tiang merupakan bagian dari pemeliharaan guna meningkatkan keandalan jaringan. (Adv)












