Lapas Bontang Bagikan Masker kepada Warga Binaan Antisipasi Dampak Karhutla

KARAKTER.co.id, BONTANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bontang mulai memperkuat perlindungan kesehatan warga binaan di tengah potensi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni membagikan masker kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Masker menjadi perlindungan awal untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap dan penurunan kualitas udara.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur untuk meningkatkan kesiapsiagaan jajaran Pemasyarakatan menghadapi potensi dampak karhutla.

Pembagian masker dilakukan Kasubsi Bimkemaswat Naufal bersama jajaran terkait kepada warga binaan di lingkungan Lapas Kelas IIA Bontang.

Kepala Lapas Kelas IIA Bontang, Agus Wahono, mengatakan langkah preventif diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan memburuknya kualitas udara akibat kabut asap.

“Langkah ini merupakan bentuk kepedulian dan kesiapsiagaan kami dalam memberikan perlindungan kepada warga binaan. Kami akan terus memantau kondisi lingkungan dan kesehatan WBP,” ujarnya.

Selain pembagian masker, jajaran Lapas Bontang melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan warga binaan dan lingkungan Lapas. Kesiapsiagaan juga disiapkan apabila terjadi perubahan kualitas udara maupun gangguan kesehatan akibat karhutla.

Agus mengatakan pelayanan, pembinaan, dan perawatan terhadap warga binaan tetap berjalan di tengah upaya mitigasi tersebut.

“Lapas Kelas IIA Bontang berkomitmen terus melakukan langkah preventif dan responsif dalam menghadapi potensi bencana serta memastikan pelayanan, pembinaan, dan perawatan terhadap warga binaan tetap berjalan dengan baik,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.read_related { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .bio_avatar { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .beritaxx_related { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .area_footer_menu taxx_clear { display: none !important; } .after_title { display: inline !important; font-size: 14px !important; } .secondary_content { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .footer { display: none !important; } .taxxfooter { display: none !important; } .have_comment { display: none !important; }