KARAKTER.co.id, BONTANG – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, diisi dengan kegiatan jalan sehat, di kantor Lurah Api-api pada Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Kelurahan Api-Api tersebut dihadiri Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni.
Antusiasme warga terlihat dalam kegiatan yang tidak hanya menghadirkan aktivitas olahraga, tetapi juga sejumlah kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat.
Selain jalan sehat dan senam, rangkaian kegiatan turut diisi donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis dari Puskesmas Bontang Utara 1 dan PMI, pojok membaca dari Dinas Perpustakaan, serta lapak UMKM.
Dalam sambutannya, Neni mengajak masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan bukan sekadar ajang perayaan, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan.
Menurutnya, semangat perjuangan para pahlawan pada masa kini dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana yang dilakukan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Kalau kita memperingati kemerdekaan, buktikan dengan kegiatan-kegiatan yang positif,” ujar Neni.
Ia secara khusus meminta warga menjaga kebersihan sungai, terutama masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Sungai Api-Api. Neni mengingatkan agar masyarakat tidak membuang sampah ke sungai.
“Jangan buang sampah ke sungai. Sungai bukan tong besar,” tegasnya.
Neni juga meminta bantaran sungai dibersihkan dari bangunan-bangunan liar. Menurutnya, keberadaan bangunan tersebut tidak hanya membuat lingkungan terlihat tidak tertata, tetapi juga dapat mengganggu kelestarian kawasan sungai.
Ia menyebut Api-Api sebagai salah satu wilayah yang masih menghadapi persoalan banjir. Karena itu, kebersihan sungai dan penanganan sedimentasi menjadi hal yang perlu mendapat perhatian.
“Saya sudah menginstruksikan tidak boleh ada lagi sungai yang dipenuhi oleh sedimen,” katanya.
Larangan Membakar Sampah
Dalam kesempatan tersebut, Neni turut mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar sampah, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ia menegaskan pembakaran sampah tidak boleh dilakukan dengan alasan apa pun.
“Tidak ada alasan apa pun untuk membakar sampah. Apakah itu sampah rumah tangga kita atau sampah yang ada di tempat penumpukan sampah, tidak boleh kita membakar sampah,” tegasnya.
Neni mendorong warga memulai pengelolaan sampah dari rumah dengan memilah sampah organik dan anorganik. Ia menekankan bahwa persoalan kebersihan bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah, petugas kebersihan, kelurahan maupun RT.
“Tanggung jawab kita semua,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat aktif mengikuti kegiatan gotong royong dan Jumat Bersih. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bentuk nyata kecintaan masyarakat terhadap daerah sekaligus bagian dari upaya melanjutkan semangat perjuangan para pahlawan.
Neni mengapresiasi kondisi lingkungan di sekitar lokasi kegiatan yang menurutnya sudah cukup bersih. Ia berharap kondisi tersebut dapat dipertahankan dan menjadi kebiasaan masyarakat Api-Api.
Lurah: Kemerdekaan Jadi Momentum Perkuat Kebersamaan
Sementara itu, Lurah Api-Api Fachrizal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI di wilayahnya.
Ia mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada olahraga melalui jalan sehat dan senam, tetapi juga dirancang agar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Tidak hanya melaksanakan senam dan jalan santai, tetapi juga dirangkaikan dengan beberapa kegiatan,” kata Fachrizal.
Di antaranya terdapat pojok membaca dari Dinas Perpustakaan, pelayanan kesehatan dari Puskesmas Bontang Utara 1, kegiatan donor darah bersama PMI, serta lapak UMKM yang diisi berbagai perkumpulan masyarakat.
Fachrizal juga memberikan apresiasi kepada panitia yang sejak awal telah bekerja keras mempersiapkan berbagai kegiatan dan perlombaan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81.
Ia berharap momentum peringatan kemerdekaan dapat semakin mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat Kelurahan Api-Api.
“Jangan sampai perbedaan menjadi alasan untuk kita terpecah. Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun Kelurahan Api-Api yang lebih baik,” pungkasnya. (Adv)












